Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Demokrat-PAN ajukan paslon baru, Pilwali Surabaya tak jadi ditunda

Demokrat-PAN ajukan paslon baru, Pilwali Surabaya tak jadi ditunda
Surabaya - KoPi | Setelah cemas akan kepastian mengenai Pilwali Surabaya, warga Surabaya boleh lega. Hal itu dipastikan setelah pasangan bakal calon walikota Rasiyo-Dhimam Abror menyelesaikan pendaftaran mereka di KPU Surabaya, Selasa (11/8).
 

Pasangan Rasiyo-Dhimam yang diusung Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional tersebut datang ke KPU pada sekitar pukul 15.30. Dengan mengenakan pakaian putih-putih, keduanya langsung naik ke lantai 3 Gedung KPU Surabaya dan menyelesaikan pendaftaran.

Pendaftaran keduanya juga berlangsung tanpa insiden berarti. Hanya saja, perwakilan dari PAN sempat datang terlambat. Namun pasangan Rasiyo-Dhimam berhasil menyelesaikan semua proses pendaftaran pada pukul 16.40.

Rasiyo yang merupakan mantan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur tersebut diajukan oleh Partai Demokrat. Hal itu setelah bakal calon wakil walikota sebelumnya, Haries Purwoko, mendadak mundur dari pencalonan.

Mundurnya Haries membuat Pilwali Surabaya terancam mundur hingga 2017. KPU Surabaya akhirnya kembali memperpanjang pendaftaran paslon walikota hingga Selasa (11/8). Hingga pendaftaran ditutup pada pukul 16.30, hanya paslon Tri Rismaharini-Wisnu Sakti Buana dan Rasiyo-Dhimam Abror berhasil menyelesaikan pendaftaran. Keduanya akan berkompetisi dalam Pilkada serentak yang akan berlangsung Desember mendatang.

Diajukannya nama Rasiyo ini juga mengubah komposisi paslon dari Demokrat-PAN. Sebelumnya, Dhimam Abror digadang-gadang sebagai calon walikota. Namun, setelah Demokrat mengajukan nama Rasiyo, posisinya berganti menjadi calon wakil walikota. Demokrat menilai, Rasiyo sebagai sosok yang tepat untuk menantang walikota petahana Tri Rismaharini.

back to top