Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Demokrat oposisi Jokowi-JK, tepatkah ?

foto: foto.demokrat.or.id foto: foto.demokrat.or.id
Jakarta-KoPi, Jokowi dan JK dilantik sebagai presiden, Partai Demokrat akan menjadi oposisi dan tetap berada dalam koalisi merah putih.
 

Demikian Max Spacua menyampaikan kepada pers pada hari Minggu sore (3/8/14) di Jakarta. Menurutnya Demokrat tetap konsisten pada koalisi merah putih dan memilih oposisi di hadapan pemerintahan Jokowi JK.

"Kami menjalankan kehormatan partai"

Kehormatan tersebut dengan cara konsisten pada keputusan mendukung Prabowo-Hatta pada masa pilpres 2014.

Menurut Fahrul Muzaqqi, pengamat politik Unair, Demokrat sudah dua kali periode berkuasa. Keputusan oposisi politik bisa merugikan ideal program yang selama ini telah dilaksanakan SBY (Susilo Bambang Yudhoyono).

"Dari situ perjalanan visi-misi yang dijalankan oleh SBY maupun Demokrat sendiri sudah relatif banyak sehingga lebih bermanfaat untuk keberlanjutan visi, misi dan program apabila Demokrat merapat pula ke PDIP utk meneruskan itu."

Walaupun menurut dosen ilmu politik yang hobby mendaki gunung tersebut, keputusan menjadi oposisi yang sehat itu diperlukan sebagai balancing power.*

Irfan

 

back to top