Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

China membatah melakukan serangan cyber

China membatah melakukan serangan cyber

Hong Kong-KoPi- Beijing  membantah telah terlibat dalam spionase cyber dan  bersikeras bahwa justru China adalah korban dari banyak serangan cyber - sebagian besar berasal dari Amerika Serikat.

Hua Chunying, juru bicara kementerian luar negeri, mempertanyakan keakuratan laporan CrowdStrike pada hari Selasa dan mengatakan bahwa China "sangat tidak menyetujui tindakan tertentu oleh pihak AS."

Presiden Obama telah membahas isu serangan cyber dengan patnernya dari China, Xi Jinping. Tapi argumen Obama menjadi beban bagi  Edward Snowden yang menyatakan bahwa agen-agen AS sedang berusaha untuk memantau telekomunikasi Cina Huawei perusahaan.

Para pejabat Cina membayar tinggi akibat dari kemunafikan AS.

"AS seharusnya tidak berpura-pura menjadi korban , sementara ia sendiri menguasai imperium hacker  - dan ini adalah fakta umum yang telah diketahui," kata Hua wartawan di Beijing.

"AS tidak hanya menolak untuk meminta maaf bahkan ters menyalahkan dan menyerang negara lain dengan argumen yang lemah seperti itu."

back to top