Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Besok Senin, Kabinet Jokowi dilantik

Besok Senin, Kabinet Jokowi dilantik

Jakarta-KoPi. Pada Ahad ini (26/10) menurut Andi Widjajanto mantan tim Tim Transisi Jokowi akan mengumumkan susunan kabinetnya.

"Kemungkinan perkenalan anggota kabinet pada Minggu sore pukul 16.00 di Istana Merdeka dan Istana Negara". Jelas Andi.

Selanjutnya, Presiden Jokowi akan melantik kabinet yang baru tersusun setelah proses uji rekam jejak, hari Senin nanti (27/10). Setelah proses cukup berat dan maraton, susunan kabinet telah siap bekerja untuk periode pemerintahan 2014-2019.

Sebelumnya pengumuman beberapa kali tertunda. Hal tersebut akibat beberapa kandidat menteri yang diberi label merah oleh KPK dan PPATK.

Masyarakat Indonesia telah menanti kabinet Jokowi agar segera bekerja menangani masalah nasional.*

 

E. Hermawan

 

back to top