Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Ambisi kekuasaan koalisi Merah Putih

foto: heckyesamericana.tumblr.com foto: heckyesamericana.tumblr.com

Jakarta-KoPi. Parpol dalam koalisi Merah Putih yang kalah pilpres adalah upaya menguasai pemerintahan daerah. Sikap politik tersebut berubah 180 derajat dibandingkan ketika pembahasan pada bulan Mei 2014 lalu.

Menurut Djayadi Hanan yang dihubungi KoPi, tentu perubahan sikap parpol-parpol pendukung Prabowo sangat terkait dengan kekalahan pilpres 2014. Target manuver tersebut adalah menguasai pemerintahan daerah.

"Perubahan sikap 180 derajat partai partai itu jelas terkait dengan konstelasi politik pasca pilpres. Koalisi mempersiapkan upaya untuk menguasai pemerintahan daerah.

Selanjutnya, doktor jebolan Ohio University ini menjelaskan bahwa manuver ini kelanjutan dari gerakan mereka menguasai DPR melalui perubahan UU MD 3 yang telah terjadi. Djayadi memprediksi manuver RUU Pilkada yang akan mengesyahkan pemilihan kepala daerah oleh DPRD adalah bagian dari pragmatisme politik meningkatkan posisi tawar jika diajak masuk dalam pemerintahan Jokowi.

"Manuver RUU Pilkada ini juga terkait dengan upaya partai partai tersebut untuk menaikkan posisi tawar, kalau diajak bergabung dengan jokowi. Jadi, manuver ini juga merupakan test case atas kemampuan komunikasi politik jokowi dan koalisinya."

 

Reporter: E. Hermawan

 

 

 

back to top