Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Alat peraga kampanye dibatasi, Tim Cabup-Cawabup Bantul tidak masalah

Alat peraga kampanye dibatasi, Tim Cabup-Cawabup Bantul tidak masalah

Jogjakarta-KoPi| Sejak tanggal 27 Agustus 2015 para pasangan calon bupati dan wakil bupati mulai gencar melakukan serangkaian kampanye. Hampir terhitung sejak minggu ini para paslon mulai memasang alat peraga kampanye (APK).

Namun pemasangan APK ini tetap mendapat pengawasan dari Bawaslu. Bahkan KPU DIY juga membatasi penyelenggaraan APK, dengan tujuan pilkada dapat berlangsung damai dan aman.

Menurut Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan ketentuan penyelenggaraan APK dilakukan secara bertahap tidak serta merta pada tanggal 27 Agustus 2015 lalu.

“Pemasangan APK sudah (dimulai), (sebenarnya) pelaksanaan kampanye tanggal 27 Agustus, kenapa tidak langsung (pemasangan APK), ini amanat peraturan, untuk desain APK minta waktu tambahan. Nah sebagian seperti leaflet bahan kampanye sudah (dipasang),” jelas Hamdan saat menghadiri silaturahim Cabup dan Cawabup Pilkada DIY di Kantor KPU DIY pukul 11.00 WIB.

Mengenai pemasangan APK, Tim Pemenangan paslon Bantul Sri Surya Widati- Misbakhul Munir, Nurzanis mejelaskan timnya telah melakukan pemasangan APK. Untuk pemenangan tim mengumpulkan poros kekuatan pada perekrutan tim relawan.

“Kami melakukan tahapan kampnye dengan baik, mesin kampanye dengan berbasis tim relawan di Kabupaten (Bantul),” kata Nurzanis saat acara silaturahim Cabup dan Cawabup di KPU DIY.

Bagi Nurzanis, timnya tidak terlalu repot dalam menghadapi pilkaada kali ini. Pasalnya timnya cukup optimis dengan pasangan incumbent yang diusungnya mudah menarik hati masyarakat.

“Alat peraga dari kami dengan bikin mug, kaos dan sticker. Keuntungannya incumbent lebih kuat kita tidak masalah (dengan pembatasan APK dari KPU), untuk APK kita baru anggarkan Rp 4,5 juta, ya nanti berkembang,” tutur Nurzanis.
|Winda Efanur FS|

back to top