Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Abu Muhammad Al-Maqdisi "Al-Qaeda" : ISIS Pembohong

Abu Muhammad Al-Maqdisi "Al-Qaeda" : ISIS Pembohong

Yordania-KoPi| Salah satu teroris Al Qaeda di Yordania dipenjarakan setelah bernegosiasi dengan ISIS untuk pembebasan seorang pilot angkatan udara. Negosiasi awalnya pertukaran antara Letnan Muath al-Kaseasbeh, yang ditangkap 24 Desember di Suriah, dengan Sajidah Al-Rishawi, seorang pembom bunuh diri wanita yang gagal ditahan di Yordania sejak tahun 2005.

Menurut berita Yordania Ro'ya, Abu Muhammad Al Maqdisi-- mentor spiritual Al Qaeda di Irak pendiri Abu Musab Al-Zarqawi, pihak Al-Qaeda yang melakukan perundingan.

"Mereka berbohong kepada saya dan bahkan mereka telah mengambil sumpah. Namun ternyata mereka telah membunuh pilot. "

"[ISIS] menggunakan Sajidah sebagai tawar-menawar dan ingin membebaskannya tapi mereka tidak serius tentang hal itu," kata Al-Maqdisi. Al-Kaseasbeh tetap dibunuh dengan cara dibakar setelah penangkapannya.

 "Mereka berbohong kepada saya dan bahkan setelah mengambil sumpah. Ternyata kemudian mereka membunuh pilot. "

Pertukaran Letnan Muath al-Kaseasbeh Yordania, kiri, untuk Sajida al-Rishawi, kanan.


Abu Muhammad Al Maqdisi sendiri telah menghabiskan sebagian besar dari dua dekade terakhir di penjara Yordania, dan menghabiskan waktunya untuk "mendorong ideologi teroris".

Al-Maqdisi, seorang jihadi Salafi, mengatakan ia memiliki koneksi dengan orang-orang berpengaruh di Negara Islam, termasuk pemimpin Abu Bakr Al-Baghdadi dan negosiator kepercayaan Abi-Mohammad Al-Musale.

Dia menambahkan bahwa dia bahkan mengirim surat kepada Al-Baghdadi memintanya untuk campur tangan secara pribadi, dan menceritakannya sendiri, Al-Rishawi mengakui sendiri bahwa kehidupan khalifah Negeri Islam adalah tanggung jawab ISIS.

Al-Maqdisi mengatakan ia bernegosiasi dengan ISIS selama satu bulan, namun tidak pernah menerima bukti video yang membuktikan pilot itu masih hidup.

Al-Kasseabeh akhirnya ditunjukkan melalui sebuah video yang diposting oleh ISIS awal bulan ini sedang berdiri di kandang mengenakan jumpsuit oranye sebelum dibakar sampai mati.|foxnews.com|Nurul Khotimah|

back to top