Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Solusi LHK atasi penyakit karat tumor pada pohon sengon

Solusi LHK atasi penyakit karat tumor pada pohon sengon

Sleman-KoPi|Litbang Lingkungan Hidup dan Kehutanan(LHK) menemukan solusi penyakit karat tumor pada pohon sengon. Hal ini disampaikan Dr. Liliana Baskorowati di Gedung Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemulihan Tanaman Hutan (BBPPBPTH), Kamis (20/4).

Liliana Baskorowati mengatakan pohon sengon paling digemari masyarakat karena keunggulan produktivitas yang tinggi dengan waktu yang relatif singkat. Hampir 1,5 juta tanah di Indonesia sudah ditanam pohon jenis sengon, termasuk di Yogyakarta mayoritas pepohonan di Kaliurang ditanam pohon Sengon.

"Masyarakat sangat intens untuk menanam pohon Sengon karena keunggulannya,seperti produktivitaa yang tinggi dan dalam waktu dua tahun setelah penanaman, kayunya sudah bisa dijual,"kata Liliana

Hanya saja, menurut Liliana, jika dalam satu ekosistem ditanam satu jenis tanaman atau monokultur maka ekosistem itu dapat menumbuhkan penyakit seperti karat tumor.

"Dari penelitian di lahan sengon Kediri, karat tumor dapat menurunkan produksi kayu sengon, penyakit ini dapat menyerang batang pohon sengon dan dapat membuatnya tumbang. Selanjutnya kami juga menemukan bahwa hampir semua tanaman Sengon di Jawa terserang karat tumor,"jelasnya.

Liliana mengatakan permasalahan karat tumor dikarenakan bibit Sengon yang ditanam masyarakat kurang unggul.

Menanggapi masalah ini,Litbang LHK mengembangkan bibit unggul yang toleran kepada karat tumor dan variatif. Setelah percobaan pengembangan bibit unggul di tiga kebun benih semai uji keturunan di Jawa Timur, dari 43 famili sengon tidak terserang penyakit karat tumor.

Selanjutnya 43 famili tersebut ditanam di tiga lokasi yaitu Jembrana di Bali Barat, Jampang Sukabumi, Kepahiyang di Bengkulu dari tahun 2013-2014.

"Dari tiga lokasi tersebut ,semua tanaman tidak menunjukkan gejala terserang penyakit karat tumor,"jelasnya.

Liliana menjelaskan dari pengembangan benih unggul ini dapat menghentikan epidemi pada pohon sengon. Diharapkan benih ini dapat digunakan masyarakat untuk menghentikan laju penyakit karat tumor di masa mendatang.|Syidiq syaiful Ardli

back to top