Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Solusi LHK atasi penyakit karat tumor pada pohon sengon

Solusi LHK atasi penyakit karat tumor pada pohon sengon

Sleman-KoPi|Litbang Lingkungan Hidup dan Kehutanan(LHK) menemukan solusi penyakit karat tumor pada pohon sengon. Hal ini disampaikan Dr. Liliana Baskorowati di Gedung Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemulihan Tanaman Hutan (BBPPBPTH), Kamis (20/4).

Liliana Baskorowati mengatakan pohon sengon paling digemari masyarakat karena keunggulan produktivitas yang tinggi dengan waktu yang relatif singkat. Hampir 1,5 juta tanah di Indonesia sudah ditanam pohon jenis sengon, termasuk di Yogyakarta mayoritas pepohonan di Kaliurang ditanam pohon Sengon.

"Masyarakat sangat intens untuk menanam pohon Sengon karena keunggulannya,seperti produktivitaa yang tinggi dan dalam waktu dua tahun setelah penanaman, kayunya sudah bisa dijual,"kata Liliana

Hanya saja, menurut Liliana, jika dalam satu ekosistem ditanam satu jenis tanaman atau monokultur maka ekosistem itu dapat menumbuhkan penyakit seperti karat tumor.

"Dari penelitian di lahan sengon Kediri, karat tumor dapat menurunkan produksi kayu sengon, penyakit ini dapat menyerang batang pohon sengon dan dapat membuatnya tumbang. Selanjutnya kami juga menemukan bahwa hampir semua tanaman Sengon di Jawa terserang karat tumor,"jelasnya.

Liliana mengatakan permasalahan karat tumor dikarenakan bibit Sengon yang ditanam masyarakat kurang unggul.

Menanggapi masalah ini,Litbang LHK mengembangkan bibit unggul yang toleran kepada karat tumor dan variatif. Setelah percobaan pengembangan bibit unggul di tiga kebun benih semai uji keturunan di Jawa Timur, dari 43 famili sengon tidak terserang penyakit karat tumor.

Selanjutnya 43 famili tersebut ditanam di tiga lokasi yaitu Jembrana di Bali Barat, Jampang Sukabumi, Kepahiyang di Bengkulu dari tahun 2013-2014.

"Dari tiga lokasi tersebut ,semua tanaman tidak menunjukkan gejala terserang penyakit karat tumor,"jelasnya.

Liliana menjelaskan dari pengembangan benih unggul ini dapat menghentikan epidemi pada pohon sengon. Diharapkan benih ini dapat digunakan masyarakat untuk menghentikan laju penyakit karat tumor di masa mendatang.|Syidiq syaiful Ardli

back to top