Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Jokowi temui ormas-ormas petani di Istana Negara

Jokowi temui ormas-ormas petani di Istana Negara

Jakarta-KoPi|Presiden Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara dan Teten Masduki, Staf Khusus Sekretaris Kabinet  menerima Henry Saragih (Ketua Umum SPI/Serikat Petani Indonesia), M Nur Uddin (Sekjen API/Aliansi Petani Indonesia), Gunawan (Ketua Komite Pertimbangan Organisasi IHCS/Indonesian Human Rights Committee for Social Justice)  dan sejumlah petani dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Tengah,  Kamis 2 Juli 2015 pukul 11.00-11.30, di Istana Negara,

Dalam pertemuan tersebut Presiden Jokowi meminta masukan dari ormas tani akan pengalaman redistribusi tanah, penyelesaian konflik agraria, dan kampung organik.

Presiden juga menyetujui usulan penguatan koperasi petani sebagai mitra Bulog, Harga Pembelian Pemerintah beras berdasar multi kualitas, dan mengalokasikan anggaran subsidi benih untuk petani pemulia benih.

Presiden juga berkenan akan hadir dalam Peringatan Hari Tani Nasional 24 September 2015 yang akan diselenggarakan oleh ormas ormas tani bersama organisasi organisasi lainnya yang bekerja dalam pemajuan dan pembelaan hak atas pangan, hak nelayan dan hak petani dan masyarakat yang bekerja di pedesaan.

Apa yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut diharapkan akan memberikan semangat bagi petani dalam menyukseskan swasembada pangan.

Presiden berjanji akan mengundang lagi setelah sidang kabinet dan delegasi SPI, API dan IHCS menjanjikan akan mengirim masukan untuk rancangan peraturan presiden tentang badan pangan nasional

back to top