Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Jokowi temui ormas-ormas petani di Istana Negara

Jokowi temui ormas-ormas petani di Istana Negara

Jakarta-KoPi|Presiden Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara dan Teten Masduki, Staf Khusus Sekretaris Kabinet  menerima Henry Saragih (Ketua Umum SPI/Serikat Petani Indonesia), M Nur Uddin (Sekjen API/Aliansi Petani Indonesia), Gunawan (Ketua Komite Pertimbangan Organisasi IHCS/Indonesian Human Rights Committee for Social Justice)  dan sejumlah petani dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Tengah,  Kamis 2 Juli 2015 pukul 11.00-11.30, di Istana Negara,

Dalam pertemuan tersebut Presiden Jokowi meminta masukan dari ormas tani akan pengalaman redistribusi tanah, penyelesaian konflik agraria, dan kampung organik.

Presiden juga menyetujui usulan penguatan koperasi petani sebagai mitra Bulog, Harga Pembelian Pemerintah beras berdasar multi kualitas, dan mengalokasikan anggaran subsidi benih untuk petani pemulia benih.

Presiden juga berkenan akan hadir dalam Peringatan Hari Tani Nasional 24 September 2015 yang akan diselenggarakan oleh ormas ormas tani bersama organisasi organisasi lainnya yang bekerja dalam pemajuan dan pembelaan hak atas pangan, hak nelayan dan hak petani dan masyarakat yang bekerja di pedesaan.

Apa yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut diharapkan akan memberikan semangat bagi petani dalam menyukseskan swasembada pangan.

Presiden berjanji akan mengundang lagi setelah sidang kabinet dan delegasi SPI, API dan IHCS menjanjikan akan mengirim masukan untuk rancangan peraturan presiden tentang badan pangan nasional

back to top