Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

FAPET: PENGEMASAN PRODUK MAKANAN TINGKATKAN MUTU PRODUK

2) Dosen di Laboratorium Teknologi Daging Fapet UGM, Dr. Endy Triyannanto (kiri) menyampaikan materi tentang Perkembangan Pengemasan Produk Olahan Daging, pada seminar bertajuk ‘Pelatihan Kemasan dan Aplikasinya untuk Produk Makanan Olahan Ternak,’ yang berlangsung di Kampus Fapet UGM, Yogyakarta, Jumat (25/08/2017). 2) Dosen di Laboratorium Teknologi Daging Fapet UGM, Dr. Endy Triyannanto (kiri) menyampaikan materi tentang Perkembangan Pengemasan Produk Olahan Daging, pada seminar bertajuk ‘Pelatihan Kemasan dan Aplikasinya untuk Produk Makanan Olahan Ternak,’ yang berlangsung di Kampus Fapet UGM, Yogyakarta, Jumat (25/08/2017).

YOGYAKARTA, 25 AGUSTUS 2017 – Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyatakan, pengemasan produk makanan dapat meningkatkan mutu dari produk-produk makanan, khususnya olahan ternak.

Hal itu disampaikan Dekan Fapet UGM Prof. Dr. Ali Agus dalam siaran persnya pada seminar rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-48 Fakultas Peternakan UGM, bertajuk ‘Pelatihan Kemasan dan Aplikasinya untuk Produk Makanan Olahan Ternak,’ yang berlangsung di Kampus Fapet UGM, Yogyakarta, Jumat (25/08/2017).

Menurut Prof Ali, pengemasan atau packaging merupakan upaya pembungkusan, pewadahan atau pengepakan yang memiliki peranan sangat penting untuk memperpanjang umur simpan bahan.

Selain itu, kata Prof Ali, juga dapat mencegah dan mengurangi terjadinya kerusakan bahan yang dibungkus, serta mempercantik dan meningkatkan mutu dari suatu produk.

“Peningkatan permintaan pasar mengenai variasi model atau bentuk dan teknologi pengemasan yang canggih serta menarik, mendorong pelaku usaha untuk selalu berinovasi dengan teknik pengemasan yang mereka pilih,” terang Prof Ali.

Pelatihan Pengemasan

Senada dengan itu, Direktur Halal Center Fapet UGM Nanung Danar Dono, PhD menyatakan pelatihan mengenai pengemasan merupakan salah satu bentuk kegiatan untuk mengeksplorasi teknik pengemasan makanan olahan sebagai salah satu cara meningkatkan image brand dari produk.

“Serta untuk meningkatkan penjualan produk di pangsa pasar. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Fakultas Peternakan akan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak termasuk asosiasi pengemasan wilayah ASEAN (Asean Packaging Federation), Majelis Ulama Indonesia (MUI), beserta instansi pemerintah terkait,” papar Nanung.

Dengan demikian, tambah dia, diharapkan agar semua tujuan kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pelaku usaha terutama Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), masyarakat dengan start-up bisnis, serta mahasiswa.

Kehalalan Produk

Sementara itu, Pimpinan Asian Packaging Federation Ariana Susanti mengatakan, kemasan produk makanan juga mampu mendongkrak nilai jual produk yang diproduksi. Sekaligus juga, memberikan keyakinan dan kenyamanan bagi produsen dan konsumen terkait status kehalalan produk pangan tersebut.

“Pengemasan yang baik akan menjaga tingkat kehalalan suatu produk makanan,” ungkap Ariana.

Terkait labeling produk, kata Ariana, produk kemasan meningkatkan nilai tambah produk makanan olahan ternak yang dikemas secara baik dan menarik. Artinya, melalui kemasan yang baik dan menarik akan meningkatkan minat konsumen terhadap produk tersebut.

back to top