Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

541 desa di Jawa Timur kekeringan kritis

541 desa di Jawa Timur kekeringan kritis
Surabaya - KoPi | Bencana kekeringan di Indonesia terus meluas dan menerpa daerah-daerah yang menjadi sentra pertanian. Salah satunya di Jawa Timur.
 

Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan, saat ini ada 541 desa yang mengalami kekeringan kritis. Pemprov Jawa Timur telah turun tangan untuk mengatasi kekeringan yang dialami desa-desa tersebut. Selain itu, ada juga 170 desa yang mengalami kekeringan ringan. Untuk desa yang mengalami kekeringan ringan, penanganan diserahkan pada pemerintah kabupaten setempat.

Untuk saat ini Pemprov Jawa Timur telah menyediakan sumur artesis di 8 lokasi. Sedangkan mengenai rencana pemerintah pusat untuk membangun kembali embung atau waduk, Pemprov Jawa Timur telah menyelesaikan pembangunan 128 embung. Masih ada 72 embung yang masih belum selesai dibangun.

Di lain pihak, DPRD Provinsi Jawa Timur mengharapkan pemerintah menyelesaikan masalah kekeringan dengan cara yang ramah lingkungan. Harapannya, lingkungan yang terjaga kelestariannya dapat mengatasi kekeringan untuk jangka panjang dan menjaga suplai air untuk kebutuhan di masa mendatang.

"Misalnya dengan pembuatan biopori dan penanaman seribu pohon. Cara-cara tersebut dapat menjaga kelestarian air tanpa harus merusak lingkungan," ungkap Abdul Halim, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Jawa Timur.

Halim juga meminta badan terkait untuk mencermati bencana kekeringan yang terjadi di Jawa Timur. Ia berharap pemerintah membuat pusat data untuk memetakan potensi kekeringan yang ada di desa-desa di wilayah Provinsi Jawa Timur.

back to top