Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

UN online tak serta merta jadikan siswa jujur

UN online tak serta merta jadikan siswa jujur
Surabaya – KoPi | Tinggal beberapa hari lagi, masa depan ribuan siswa di Indonesia akan segera ditentukan melalui Ujian Nasional (UN). Akibatnya siswa selalu menghadapi UN dengan ketegangan dan harap-harap cemas. Tak jarang jalan pintas ditempuh agar bisa lulus UN, dengan berbagai modus kecurangan.
 

Salah satu upaya pemerintah untuk meminimalisir potensi kecurangan dalam UN adalah menerapkan sistem UN online. Tahun ini beberapa sekolah di Indonesia dipilih untuk menjalani uji coba sistem UN online. Benarkah UN online ini mampu memperkecil kemungkinan terjadinya kecurangan?

Mantan Ketua Dewan Pendidikan Jawa Timur Prof. Daniel M. Rosyid mengatakan UN online tidak serta merta menighasilkan siswa-siswa yang menjunjung kejujuran. Nilai kejujuran tidak serta merta timbul begitu saja setelah melalui satu peristiwa tertentu. Kejujuran perlu ditumbuhkan dan dibina melalui proses belajar.

“Kejujuran itu tidak bisa tumbuh ujug-ujug, tapi dibina melalui proses belajar yang menghargai kejujuran,” ungkapnya ketika dihubungi KoranOpini.com. Menurut Daniel, peran guru sangat besar dalam perilaku kejujuran siswa. Guru seharusnya mendorong siswa berperilaku jujur, daripada mengedepankan nilai tinggi.

“Jika guru lebih mengharapkan yang jujur sekalipun salah, daripada jawaban yang benar, maka kejujuran akan tumbuh subur. Siswa memberi jawaban yang salah lalu guru menghukum siswa, itu akan mendorong siswa untuk curang,” tukas Daniel.

back to top