Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

UIN SUKA adakan Knowledge Sharing Session: Gender Equity in Research and Higher Education

UIN SUKA adakan Knowledge Sharing Session: Gender Equity in Research and Higher Education

Jogja-KoPi│UIN Sunan Kalijaga mengadakan Knowledge Sharing Session: Gender Equity in Research and Higher Education dalam rangka mendukung “gender equality and social inclusion” dan bertempat di lantai 2 Gedung Convention Hall, Jumat (3/2).

Kegiatan ini dihadiri oleh 100 orang narasumber yang berasal dari dosen dan peneliti di berbagai kampus di Yogakarta dan Jawa Tengah khususnya dari UGM dan UIN Sunan Kalijaga. Selain itu kegiatan ini juga dihadiri oleh Kemenristek dan Knowledge Sector Initiative (KSI) yang memberikan perhatian terhadap gender dan perspektif inklusi sosial dalam penelitian dan pendidikan di perguruan tinggi.

Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Yudian Wahyudi mengatakan bahwa kegiatan ini dapat menjadi pelajaran bagi umat Islam bahwa wanita memiliki keistimewaan yang lebih dibanding laki-laki, dan atas jumlah perempuan yang lebih banyak dibanding laki-laki, laki-laki harus rela dipimpin oleh perempuan.

Selain itu ia juga menjelaskan bahwa masalah gender sebenarnya sudah terselesaikan dalam Al-Quran. “Masalah gender sebenarnya sudah terselesaikan dalam Al-Quran. Saya menemukan 6 sampai 7 keistimewaan perempuan dibanding laki-laki. Mulai dari keistimewaan mendapat mahar, terbebas dari kewajiban menafkahi, hukum waris, dan lain sebagainya,” jelasnya.

Sedangkan Prof. Suratman yang mewakili Rektor UGM berharap agar kegiatan ini tidak hanya pada knowledge sharing dan production tapi sampai pada action. “Semoga kegiatan ini tidak hanya pada tataran sharing tapi juga pada tataran action pada pemberdayaan perempuan,” ujarnya.

back to top