Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

UIN sediakan Kelas Internasional Program beasiswa 5000 doktor

UIN sediakan Kelas Internasional Program beasiswa 5000 doktor

KoPi-Jogja| Kelas Internasional UIN Sunan Kalijaga jadi pilihan untuk mahasiswa program beasiswa 5000 doktor yang ingin melanjutkan program studinya di Yogyakarta.

Beasiswa 5000 doktor merupakan salah satu program Kementerian Agama yang bertujuan untuk memperbaiki mutu pendidikan di Perguruan Tinggi Agama Islam. Para doktor di Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) dirasa kurang ideal jumlahnya.

"Beasiswa ini dapat diikuti oleh semua dosen yang memiliki NIDN (Nomor Induk Dosen Nasional) baik PTAIN maupun PTAIN", jelas Prof. Noorhaidi, Direktur Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga.

Kali ini kelas Internasional UIN Sunan Kalijaga terpilih menjadi salah satu program yang wajib dipilih oleh mahasiswa yang mengikuti program beasiswa 5000 doktor.

"Kelas internasional ini terdiri dari Islamic Thought and Muslim Societies (ITMS) dan Al-Dirasat al-Islamiyya wa al-Arabiyya (DIA) yang dalam pengajarannya menggunakan bahasa Inggris untuk program ITMS dan bahasa Arab untuk program DIA", jelas Prof Noorhaidi.

Program kelas internasional ini memiliki tujuan yang sama dengan program beasiswa 5000 doktor yaitu untuk menjadi world class university. Menurut Prof. Noorhaidi, Kemenag mengubah skema pemilihan program studi dalam beasiswa 5000 doktor, tiap PTAIN hanya mendapatkan satu program studi khusus yang dapat diambil, seperti untuk Bahasa Arab akan ditempatkan di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dan Ilmu Hadist di UIN Makasar.

Sedangkan untuk UIN Sunan Kalijaga sendiri mendapatkan kelebihan, yaitu dengan adanya dua program studi di kelas internasional yang dapat diambil oleh mahasiswa program beasiswa 5000 doktor dengan kuota 24 mahasiswa.

Selain itu, dalam kelas internasional ini juga terdapat beberapa kelebihan seperti program sandwich dengan universitas-universitas luar negeri seperti George August University Gottingen, Jerman, Netherland Interuniversity Centre for Islamic Studies (NISIS), dan lain sebagainya.

back to top