Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Tumbuhkan cara berpikir kritis terhadap Amerika melalui pengkajian

Tumbuhkan cara berpikir kritis terhadap Amerika melalui pengkajian

Jogja-KoPiBukan saatnya lagi melihat budaya Amerika sebagai titik sentral dari sebuah pengkajian, pandangan negara-negara lain terhadap Amerika juga harus diperhitungkan saat ini, mengingat Amerika tidak lagi dihuni oleh orang kulit putih melainkan berbagai bangsa yang ada di dunia.

Kajian mengenai sebuah negara banyak bermunculan di universitas-universitas yang ada di Indonesia. Apa saja yang ada dalam negara tersebut, bagaimana budayanya, serta bagaimana pengaruhnya bagi negara lain, menjadi salah satu fenomena yang menarik untuk dikaji.

Begitu juga dengan Program Studi Amerika (Pengkajian Amerika) yang ada di UGM atau biasa disebut dengan Amstud juga tertarik dalam mengkaji hal-hal yang berkaitan dengan negara lain khususnya Amerika. Bagaimana bangsa lain melihat Amerika, dan bagaimana pengaruhnya menjadi fokus penelitian Amstud.

Ketua Program Studi Amstud, Muh Arif Rokhman, Ph.D , mengatakan bahwa bukan saatnya lagi melihat Amerika dari sudut pandang Amerika, mengkaji budaya-budayanya. Amerika sekarang tidak hanya terdiri dari masyarakat kulit putih, tapi juga dari berbagai bangsa yang ada di dunia.

Pandangan negara lain terhadap Amerika menjadi hal yang penting untuk dikaji. Masih adakah pengaruh Amerika bagi negara lain, dan seberapa besarkah pengaruh mereka untuk negara lain, perlu untuk diketahui untuk melihat Amerika secara proposional.

Kebiasaan dalam melihat Amerika sebagai negara yang superior dan nomor satu kini oleh Amstud mulai diarahkan ke arah kritis dan proposional dalam melihatnya.

“Tujuannya agar masyarakat tidak lagi melihat Amerika sebagai superior. Membangun kesadaran bahwa Indonesia juga memiliki kelebihan dibandingkan Amerika begitu juga Amerika,” jelas Muh Arif Rokhman.

Sosialisasi terhadap masyarakat mengenai Amerika dilakukan melalui program pemberdayaan masyarakat berupa kuliah umum, sarasehan, yang berbentuk ceramah. Ini digunakan agar hasil penelitian dari para peneliti tidak hanya berhenti pada jurnal namun juga dapat bermanfaat secara langsung untuk masyarakat.

“Dengan program pemberdayaan masyarakat yang akan dilakukan serta program ceramah yang sudah berjalan, dapat membantu masyarakat dalam melihat Amerika secara proposional, tidak ada yang tinggi dan yang rendah,” jelas Muh Arif Rokhman.

back to top