Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Takut bocor, naskah UN dapat pengamanan lapis

Takut bocor, naskah UN dapat pengamanan lapis

Yogyakarta-KoPi, Naskah Ujian Nasional (UN) telah didistribusikan dan sampai ke tangan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) jum’at kemarin. Sesampainya di Dikpora, selanjutnya naskah UN diamankan di Gedung Olahraga (GOR) Amongrogo dan akan didistribusikan ke sub rayon sabtu besok.

Guna menjamin keamanan naskah soal agar tidak bocor. Pendistribusian tersebut akan melibatkan tim pengawas yang terdiri dari Polisi Daerah Yogyakarta (Polda DIY), tim pengawas dari perguruan tinggi (dari Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Gajah Mada, red), dan dari Dikpora yakni dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP).


“Standarnya (pengamanan, red) harus ada dari Polda, dari  perguruan tinggi, LPMP. Jadi nanti kita memang mengamankan di masing-masing sub rayon kita," terang Rachmad, panitia UN DIY yang ditemui oleh koranopini.com di Kantor Humas Pemkot Yogyakarta (11/04).


Pengamanan Lapis
Pengamanan naskah UN berlaku 24 jam dengan sistim pengamanan terbuka dan tertutup dengan koordinasi dari pihak kepolisian. “Tadi malam kita sudah koordinasi dengan pak kapolri. Jadi ini juga menjadi tanggung jawab kepolisian di masing-masing daerah,” ungkap Rachmad.


Selain itu, tempat penyimpanan naskah UN (baik di GOR Amongrogo, rayon, dan sub rayon, red.) nantinya akan disegel dengan dua macam segel, berupa kunci ganda. Karena Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan soal mengharuskan demikian. Dan naskah soal tidak boleh ditempatkan di luar almari, maka naskah soal akan selalu ditempatkan di dalam almari dan terkunci, demikian juga dengan ruang penyimpanannya.


Saat pendistribusian soal, pengamanan ketat juga diterapkan. “Kita menggunakan sistem pengamana lapis. Senin, soal (naskah soal, red) baru keluar. Soal (naskah soal, red) keluar dari sub rayon, kemudian diambil oleh panitia sekolah yang didampingi oleh pengawas dari pihak perguruan tinggi, dari pengambilan sampai pengembalian naskah UN," jelas Rachmad.

 


Reporter: Usman Hadi

back to top