Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Takut bocor, naskah UN dapat pengamanan lapis

Takut bocor, naskah UN dapat pengamanan lapis

Yogyakarta-KoPi, Naskah Ujian Nasional (UN) telah didistribusikan dan sampai ke tangan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) jum’at kemarin. Sesampainya di Dikpora, selanjutnya naskah UN diamankan di Gedung Olahraga (GOR) Amongrogo dan akan didistribusikan ke sub rayon sabtu besok.

Guna menjamin keamanan naskah soal agar tidak bocor. Pendistribusian tersebut akan melibatkan tim pengawas yang terdiri dari Polisi Daerah Yogyakarta (Polda DIY), tim pengawas dari perguruan tinggi (dari Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Gajah Mada, red), dan dari Dikpora yakni dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP).


“Standarnya (pengamanan, red) harus ada dari Polda, dari  perguruan tinggi, LPMP. Jadi nanti kita memang mengamankan di masing-masing sub rayon kita," terang Rachmad, panitia UN DIY yang ditemui oleh koranopini.com di Kantor Humas Pemkot Yogyakarta (11/04).


Pengamanan Lapis
Pengamanan naskah UN berlaku 24 jam dengan sistim pengamanan terbuka dan tertutup dengan koordinasi dari pihak kepolisian. “Tadi malam kita sudah koordinasi dengan pak kapolri. Jadi ini juga menjadi tanggung jawab kepolisian di masing-masing daerah,” ungkap Rachmad.


Selain itu, tempat penyimpanan naskah UN (baik di GOR Amongrogo, rayon, dan sub rayon, red.) nantinya akan disegel dengan dua macam segel, berupa kunci ganda. Karena Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan soal mengharuskan demikian. Dan naskah soal tidak boleh ditempatkan di luar almari, maka naskah soal akan selalu ditempatkan di dalam almari dan terkunci, demikian juga dengan ruang penyimpanannya.


Saat pendistribusian soal, pengamanan ketat juga diterapkan. “Kita menggunakan sistem pengamana lapis. Senin, soal (naskah soal, red) baru keluar. Soal (naskah soal, red) keluar dari sub rayon, kemudian diambil oleh panitia sekolah yang didampingi oleh pengawas dari pihak perguruan tinggi, dari pengambilan sampai pengembalian naskah UN," jelas Rachmad.

 


Reporter: Usman Hadi

back to top