Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Siswa miskin bisa masuk Jalur Mandiri gratis

Siswa miskin bisa masuk Jalur Mandiri gratis
Surabaya–KoPi| Siswa kurang mampu yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kini bisa bernafas lega. Pasalnya pada SNMPTN 2016 ini calon mahasiswa Bidikmisi dapat masuk ke perguruan tinggi lewat jalur mana pun, termasuk Jalur Mandiri.
 

Pernyataan tersebut disampaikan Rektor Universitas Airlangga Prof. M. Nasih. Pada peluncuran SNMPTN dan SBMPTN di Jakarta kemarin (15/1) Panitia Pusat SNMPTN telah sepakat bahwa calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang lolos seleksi Bidikmisi boleh mendaftar ke Jalur Mandiri.

"Ke depan kita dorong siswa-siswa yang kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sehingga mereka bisa masuk melalui Jalur Mandiri dengan beasiswa Bidikmisi," ungkap Prof. Nasih pada wartawan seusai Sidang Pengukuhan Guru Besar di Universitas Airlangga (16/1).

Keputusan tersebut dibuat dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya, siswa dari keluarga kurang mampu tidak mendapat dukungan lebih untuk mengejar prestasi akademis. “Mereka kan tidak ada dana untuk bisa ikut les, juga sibuk membantu orangtua di rumah. Mereka lebih mudah tereliminasi di jalur SNMPTN dan SBMPTN karena tidak bisa belajar dengan optimal,” terang Prof. Nasih.

Meski demikian, lanjut Prof. Nasih, semua calon mahasiswa tetap harus mengikuti tes masuk yang ada. Bidikmisi tidak menjamin calon mahasiswa lolos tanpa tes. Prof. Nasih menyarankan pada calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk mendaftar Bidikmisi terlebih dahulu.

"Mereka bisa mengajukan beasiswa Bidikmisi terlebih dahulu. Nanti jika ternyata tidak lolos SNMPTN dan SBMPTN, lalu mendaftar di Jalur Mandiri dan diterima, beasiswa Bidikmisi-nya tidak akan dicabut," katanya.

back to top