Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Mendikbud bersikukuh menjalankan sekolah lima hari

Mendikbud bersikukuh menjalankan sekolah lima hari

Jogja-KoPi| Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy menyatakan program sekolah lima hari akan memberikan banyak manfaat kepada siswa.

Terlepas dari keputusan Presiden yang membatalkan wacana program sekolah lima hari, Muhadjir tampak bersikukuh untuk menjalankan progam ini. Ia pun menjelaskan ada banyak manfaat yang bisa dipetik dari sekolah lima hari.

"Manfaat sekolah lima hari itu bisa menyesuaikan liburan antara pegawai sekolah dan siswa, mereka mendapat lima hari sekolah dan dua hari libur. Dua hari ini cukup untuk agar keluarga habiskan bersama,ini juga dapat mengintensifkan interaksi antar keluarga,"katanya saat dijumpai di SMA BOPKRI 1 Yogyakarta,Sabtu (15/7)

Ia juga menuturkan selama dua hari libur ini diharapkan agar keluarga dapat menghabiskan waktu bersama seperti pergi tamasya keluar rumah. Harapannya adalah sang anak dapat mengenal kebudayaan indonesia dengan cara seperti ini.

"Dua hari ini juga dapat digunakan untuk liburan dan tamasya menikmati kebudayaan indonesia, ini juga menjadi tanggung jawab mendikbud agar bisa menciptakan rasa kebhinekaan . Harapannya, ini juga dapat menangkal pelaku intoleran dan paham radikalisme,"tuturnya

Mengenai beban yang dirasakan siswa lewat program Sekolah lima hari, Muhadjir menerangkan program ini tidak akan membebani siswa dengan jam tambahan.

Ia menerangkan jam siswa hanya ditambah satu jam 20 menit setiap harinya jika program ini dilaksanakan sekolah.

"Sehingga sd intrakurikuler sampai 12.10, SMP sampai jam 13.20 jadi kalau sore, mereka masih bisa melakukan kegiatan ekstra,"terangnya

Meski demikian, Muhadjir menekan kan bahwa ia tidak memaksa program ini dijalankan di semua sekolah di Indonesia

"Pokoknya tidak dipaksa,jika belum siap ya jangan dilakukan,namun jika sudah siap lebih bagus kalau program ini diterapkan,"pungkasnya.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top