Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

MDT Solusi Pembentukan Karakter Bangsa

MDT Solusi Pembentukan Karakter Bangsa

Haerul Mustakim, Winda Efanur FS


Sleman-KoPi- Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Sleman, tengah memperjuangkan Perda Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dari tahun 2011. Hingga tahun 2014 rencana Perda tersebut masih sebatas rancangan.

FKDT berharap dengan adanya Perda khusus, MDT bisa lebih mantap sebagai pendidikan non formal yang berbasis masyarakat. Untuk saat ini, jumlah MDT di Kabupaten Sleman berjumlah 78 madrasah.

Keberadaan madrasah berbasis masyarakat bisa menjadi alat dalam membentuk karakter bangsa, dengan lebih menonjolkan materi Agama.
“Mensinergikan Madrasah Diniyah akan membangun karakter masyarakat Sleman berakhlak mulia.” Ujar Mardiansyah selaku ketua FKDT Sleman.

“Kegelisahan kita adalah melihat remaja saat ini, banyak remaja putri yang hamil diluar nikah, pemuda yang meninggal akibat minuman keras, judi dimana-mana, anak berani dengan orang tua. Hal ini kan dikarenakan remaja kita yang kurang dengan pengetahuan agama”. Ujar Mardiansyah

Menurutnya, jika Perda ini terwujud, maka MDT akan memiliki kurikulum yang jelas, pengajar juga akan mendapatkan hak yang layak.

Sifat MDT nantinya lebih sebagai pelengkap materi keagamaan soalnya ilmu agama yang disekolah formal cuma tiga jam dalam seminggu,” lanjut Mardiansyah mengatakan.

 

 

 

 

back to top