Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

MDT Solusi Pembentukan Karakter Bangsa

MDT Solusi Pembentukan Karakter Bangsa

Haerul Mustakim, Winda Efanur FS


Sleman-KoPi- Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Sleman, tengah memperjuangkan Perda Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dari tahun 2011. Hingga tahun 2014 rencana Perda tersebut masih sebatas rancangan.

FKDT berharap dengan adanya Perda khusus, MDT bisa lebih mantap sebagai pendidikan non formal yang berbasis masyarakat. Untuk saat ini, jumlah MDT di Kabupaten Sleman berjumlah 78 madrasah.

Keberadaan madrasah berbasis masyarakat bisa menjadi alat dalam membentuk karakter bangsa, dengan lebih menonjolkan materi Agama.
“Mensinergikan Madrasah Diniyah akan membangun karakter masyarakat Sleman berakhlak mulia.” Ujar Mardiansyah selaku ketua FKDT Sleman.

“Kegelisahan kita adalah melihat remaja saat ini, banyak remaja putri yang hamil diluar nikah, pemuda yang meninggal akibat minuman keras, judi dimana-mana, anak berani dengan orang tua. Hal ini kan dikarenakan remaja kita yang kurang dengan pengetahuan agama”. Ujar Mardiansyah

Menurutnya, jika Perda ini terwujud, maka MDT akan memiliki kurikulum yang jelas, pengajar juga akan mendapatkan hak yang layak.

Sifat MDT nantinya lebih sebagai pelengkap materi keagamaan soalnya ilmu agama yang disekolah formal cuma tiga jam dalam seminggu,” lanjut Mardiansyah mengatakan.

 

 

 

 

back to top