Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Mahasiwa PGMI UIN Sunan Kalijaga, sukses pentaskan sendratari

Mahasiwa PGMI UIN Sunan Kalijaga, sukses pentaskan sendratari

Jogja-KoPi| Mahasiswa PGMI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengadakan pementasan sendratari dengan tema “Gebyar Seni dan Budaya dalam Penanaman Karakter melalui Budaya” bertempat di lantai 1 Convention Hall, Sabtu (07 /1).

Pementasan sendratari ini merupakan agenda tahunan dari prodi PGMI yang sudah berlangsung selama dua tahun belakangan, dan merupakan bagian dari mata kuliah wajib Penjasorkes.

“Kegiatan gebyar seni sudah berjalan dua tahun belakangan ini, dan murni dari usaha mahasiswa semeter 1,3,5,7,” kata Dr. Aninditya Sri Nugraheni, M.pd, Kaprodi PGMI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. 

Pementasan kali ini berbeda dengan pementasan sebelumnya yang hanya menampilkan tari sederhana. Sementara itu, tujuan dari pementasan ini yaitu untuk memberikan ruang pada mahasiswa PGMI dalam berkreatifitas dan mengekplorasikan diri.

“Tujuan acara ini, mahasiswa tidak hanya untuk mengeksplorasi diri sendiri tapi untuk ditunjukkan kepada mahasiswa lainnya,” jelas Rinna Wahyuny, Ketua Panitia pementasan sendratari PGMI.

Sendratari berjudul Hanuman obong, Roro Jonggrang, Ande-ande Lumut dan Api suci sukses ditampilkan dalam pementasan ini, melibatkan 154 mahasiswa PGMI. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa PGSD pasca sarjana UNY , mahasiswa IAIN Kebumen, mahasiwa IAIN Surakarta serta beberapa dosen dari universitas lain.

Dra. Gusyanti,M.pd, dosen seni tari UAD mengapresiasi sendratari yang dilakukan oleh mahasiswa PGMI yang menurutnya tidak memiliki dasar tari. “Sendratari di luar dari basic anak PGMI tapi mahasiswa PGMI UIN Sunan Kalijaga dapat menampilkannya dengan begitu hebat,” paparnya. |Syidiq S Ardlie|

back to top