Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Mahasiswa UAJY pamerkan hasil pelaksanan KKN di Saptosari

Mahasiswa UAJY pamerkan hasil pelaksanan KKN di Saptosari

Pameran hasil pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-70 Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) dilaksanakan di Lapangan Ngloro, Saptosari, Gunungkidul pada Sabtu (21/1). Seluruh hasil dari pengelolaan potensi lokal di Saptosari, dipamerkan dalam acara ini sebagai hasil dari pelaksanaan KKN.

Di Saptosari, kegiatan KKN dilaksanakan di tujuh desa yang terdiri dari 60 Pedukuhan. Desa yang dijadikan lokasi KKN antara lain Kepek, Jetis, Monggol, Krambil Sawit, Kanigoro, Ngloro, dan Planjan. Jumlah mahasiswa peserta KKN tercatat sebanyak 677 orang, dan keseluruhnya berpartisipasi dalam kegiatan pameran.

Pameran sebagai kegiatan penutupan pelaksanaan KKN, menampilkan seluruh hasil dari berbagai program kerja yang telah dilaksanakan. Dikatakan oleh ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Dr. I Putu S. Sanjaya, SE., M.Si., Ak.CA.

“Program yang dilakukan antara lain program unggulan seperti pembuatan peta monografi dan peta potensi, program dari disiplin ilmu masing-masing disiplin ilmu”. Selain program unggulan, terdapat program lain seperti pemanfaatan limbah, lingkungan hidup, serta program kreativitas mahasiswa.

Pada kegiatan Pameran, hadir pula Jatmiko Sutopo sebagai perwakilan Bupati Gunung Kidul. Jatmiko Sutopo membacakan sambutan dari Bupati Gunung Kidul. Dalam sambutannya, dikatakan bahwa program KKN mampu membawa perubahan dari masyarakat.

“Dengan adanya program KKN, diharapkan dapat mewujudkan harapan masyarakat untuk mampu mengembangkan potensinya yang berdaya sosial ekonomi tinggi”, jelasnya.

Hasil dari kegiatan KKN yang dipamerkan antara lain pengolahan potensi lokal hasil pertanian menjadi berbagai olahan pangan, maupun kerajinan. Potensi lokal yang diangkat antara lain singkong, kacang, dan jagung. Selain itu juga dipamerkan peta dari masing-masing pedukuhan, serta berbagai inovasi teknologi yang dibawa dari peserta KKN.

Pentas seni juga menjadi rangkaian pelaksanaan pameran. Pertunjukan tari dan musik ditampilkan sebagai hasil karya dalam pelaksanaan KKN. Pelaksanaan ini tidak hanya melibatkan kreativitas mahasiswa, tetapi juga mengajak partisipasi masyarakat berupa beragam kearifan lokal yang dimiliki. Masyarakat juga berpartisipasi sebagai pengisi acara dengan menampilkan tarian tradisional serta menjadi pengisi acara dalam pameran.

back to top