Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Kemendikbud: pembangunan di Indonesia ditentukan oleh kreatifitas

Kemendikbud: pembangunan di Indonesia ditentukan oleh kreatifitas

Yogyakarta-KoPi, Pendidikan sangat penting dan merupakan salah satu prioritas pembangunan bagi negara, ungkap Ainun Naim, Sekretaris Jendral Kementerian Pendidikan  dan Kebudayaan RI yang juga memberikan sambutan dalam acara Grand Opening Archimedes Academy (5/4/2014).

Dalam sambutannya, Ainun menjelaskan sebuah penelitian yang mengatakan bahwa kreatifitas ditentukan oleh pendidikan (65%) dan kecerdasan ditentukan oleh genetika (35%).


Kemudian “Pembangunan ditentukan oleh kretifitas,” jelas Ainun.


Mengomentari pendidikan untuk usia dini yang baru dibangun tersebut, Ainun mengatakan bahwa usia dini adalah usia emas.


“Masa depan anak-anak ditentukan oleh ditentukan oleh pendidikan di masa dini,” tambahnya.


Ainun juga melaporkan bahwa lembaga pendidikan anak usia dini di Indonesia jumlahnya masih sedikit, kurang lebih masih 72.000 lembaga.


“Berikanlah akses bagi saudara-saudara kita yang tidak mampu. Banyak orang tua yang masih belum mampu mengirimkan anak-anak ke sekolah, terutama sekolah yang berkualitas,” pesannya mengakhiri sambutan.


Menurutnya, masyarakat tidak akan aman jika ada jurang pemisah antara yang mampu dan dan tidak mampu.


Reporter: Fahrurrazi

back to top