Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Jokowi: Masa depan Indonesia ada di laut

Gambar : Kapal Riset Laut Baruna VIII milik LIPI. Gambar : Kapal Riset Laut Baruna VIII milik LIPI.

Kopi| Jokowi tampaknya serius dengan program mengoptimalkan sumber daya laut Indonesia. Guna menunjang kebutuhan itu, Jokowi mengajak para masyarakat Indonesia mulai mendekat pada laut.

"Mulailah generasi muda wisata pesisir, mengenali Indonesia, berani melaut, juga berani berbisnis dalam dunia kelautan, sehingga kekayaan laut kita bisa dimanfaatkan secara optimal."

Selain itu, untuk megoptimalkan sumber daya alam dari sektor laut ini, Jokowi mengajak para sarjana kelautan dan para pebisnis muda, pendidik untuk mendukung dan mencerahkan masyarakat bahwa pelaut adalah masa depan Indonesia.

Menurut Jokowi, saat ini Divisi Oseanografi LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) sudah memiliki dua kapal riset sendiri yang relatif modern untuk penelitian laut dalam. Fasilitas itu secara bertahap akan ditingkatkan secara progresif agar memudahkan para peneliti bekerja.

"Penelitian ini akan membuka wawasan bukan saja kekayaan ekonomi lautan kita, tapi juga pengetahuan oseanografi. Saya juga berharap adanya kebangkitan kesadaran bagi masyarakat umum untuk mencintai laut." Tulis Jokowi adi akun FBnya (7/12).

back to top