Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

International Conference on Law, Business, And Social Justice 2016

International Conference on Law, Business, And Social Justice 2016

Jogja-KoPi| Konferensi internasional yang mengangkat topik "Encouraging a better ASEAN Community Relationship" ini merupakan kolaborasi antara program studi Magister Hukum (MH) dan program studi Magister Manajemen (MM) UAJY dan Fakultas Hukum UAJY.

Konferensi internasional ini berlangsung selama 2 hari dan dibuka tanggal 16 Juni 2016 di Ballroom Indraprasta Sahid Hotel Yogyakarta oleh Rektor UAJY Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H., L.L.M.

Konferensi internasional ini bertujuan membahas secara mendalam isu-isu terkait dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN yang telah digulirkan sejak tahun 2015. Pembahasan dalam konferensi internasional ini terbagi dalam plenary speech dan 3 presentation session.

Empat pembicara plenary speech adalah Professor Gabriel Moens (Curtin University, Australia), Professor Danture Wickramasinghe (University of Glasgow, United Kingdom), M. Parnawa Putranta, MBA, Ph.D. (UAJY), dan F.X. Endro Susilo, S.H., L.L.M. (UAJY).
Konferensi internasional ini dihadiri oleh 118 orang partisipan, 40 orang di antaranya presenter yang menyampaikan makalah ilmiahnya dalam presentation session. Presenter berasal dari beberapa negara seperti Lesotho, Korea, Yangon, Myanmar, dan Indonesia.

Partisipan dalam konferensi internasional ini mempunyai latar belakang yang cukup beragam, baik akademisi, peneliti, ahli hukum, praktisi bisnis, pemerintah, lembaga non pemerintah, maupun mahasiswa, khususnya mahasiswa pasca sarjana.

Paper dalam presentation session-pun cukup bervariasi, dari normatif maupun empiris, khususnya mencermati isu-isu yang timbul dari diberlakukannya MEA 2015, baik dari aspek hukum, aspek bisnis, maupun aspek sosial.

Konferensi internasional ditutup pada tanggal 17 Juni 2016 dengan acara gala dinner yang dihadiri oleh seluruh pembicara dan presenter, sekaligus penganugerahan the best paper award sebagai apresiasi atas paper terbaik yang dipresentasikan dalam konferensi internasional ini.

back to top