Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

FE-UAJY bentuk forum dekan Kristen dan Katholik Indonesia

FE-UAJY bentuk forum dekan Kristen dan Katholik Indonesia

Jogja-KoPi| Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FE-UAJY) bersama 22 Dekan Universitas Kristen dan Katolik di seluruh Indonesia membentuk “Forum Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Perguruan Tinggi Kristen dan Katolik se-Indonesia” selama 2 hari, 12, 13 Januari di Gedung Boneventura II UAJ, Kamis (12/1).

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UAJ, Budi Suprapto, Ph.D mengatakan bahwa forum ini bertujuan untuk mengembangkan jaringan antarsekolah Kristen bisnis dan ekonomi di seluruh Indonesia. Selain itu, forum ini juga dibentuk untuk menghadapi permasalahan internasional, seperti perubahan zaman dan lingkungan hidup di dalam dunia bisnis.

“Fokusnya adalah bagaimana kita menjawab tantangan perubahan zaman terutama bisnis yang semakin global dan isu utamanya, yaitu selain batas-batas negara yang semakin sedikit, tetapi juga keberlanjutan bisnis berkaitan dengan lingkungan hidup. Seperti yang kita ketahui lngkungan menjadi victim bagi dunia bisnis,” ujarnya.

Forum ini merupakan gerakan untuk membangun jaringan antarinstitusi dengan mengusung tema jaringan nasional universitas atau institusi bisnis dan ekonomi, serta mengenalkan nilai-nilai dan etika dalam dunia bisnis dan ekonomi.

“Gerakan ini adalah gerakan bagaimana kita membangun jaringan bukan hanya pada level lokal tapi juga nasional bahkan internasional. Ada dua poin utama, yaitu Internationalization of School of Bussiness and Economics dan Promoting Universal Values di dalam dunia bisnis, seperti etika bisnis kemudian keramahan lingkungan hidup,” paparnya.

Selanjutnya, Budi Suprapto, Ph.D juga menjelaskan akan adanya pengembangan program setelah forum ini. Adanya sharing pengetahuan dan sumber daya manusia, pertukaran mahasiswa antar universitas, dan saling support dalam menghadapi perubahan di dunia bisnis.

Dengan adanya forum mahasiswa ekonomi dan bisnis ini, mahasiswa diharapkan dapat menjadi alumni yang tidak hanya paham perubahan bisnis namun paham akan lingkungan hidup.

Budi juga berharap nanti para alumni dari School of Bussines and Economics yang ada di forum ini dapat menjawab tantangan dalam dunia bisnis, seperti manajer asing yang masuk ke Indonesia.

"Tentunya bukan hanya masalah warga negara asing atau manajer asing tapi juga kepedulian terhadap lingkungan, berkaitan dengan bagaimana kita menjalin bisnis yang peduli kepada lingkungan, peduli alam sekitar, peduli pada nilai-nilai kemanusiaan, serta peduli pada nilai-nilai kemanusiaan,” pungkas Budi Suprapto. |Syidiq Syaiful Ardli|

back to top