Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Balap kursi roda seperti Valentino Rossi

Oksi Kurniwan melewati garis  finish Oksi Kurniwan melewati garis finish

Yogyakarta-KoPi, Mengikuti lomba balap kuris roda, Mereka para difabel yang tidak bisa berjalan memutar roda pada kursi rodanya untuk sampai di garis finish. Dengan teriak-teriak dan usaha keras mereka akhirnya sampai di finish, begitulah salah pemandangan lomba dan festival yang yang bertempat  di Dinas PU dan di Lapangan Karang, Kotagede, Sabtu (10/5).

Ada yang cepat dan mudah sampai di garis finish dan ada yang susah mencapai garis finish karena menggenggam roda kursi rodanya saja dia susah. Namun, percaya diri dan perjuangannya untuk menjadi juara dia terus berusaha agar sampai di finish, itulah Oksi Kurniawan yang akhirnya menjadi juara 3 lomba balap kursi roda dari SLB PGRI Nanggulan.

Oksi Kurniawan ketika ditanya ingin menjadi apa, dia menunjukkan semangatnya walaupun susah untuk berbicara menjawab “pengen jadi designer”. Dia juga bercerita bahwa dia juga ingin punya penghasilan sendiri. Kata Ibundanya dia jualan pulsa.

Juara 1 dari lomba tersebut diraih oleh Irvantoro dari SLB Tegar Harapan Melati Sleman dan Juara 2 diraih oleh Arya Nova Kusuma Jati dari SLB Negeri 1 Bantul. Wajah mereka sangat berseri dan bahagia ketika sampai di garis finish.

Terharu dan tergugah hati ketika sang juara 2 seusai melewati finish bilang “saya pengen kayak Valentino Rossi.”

“Mereka di balik kekurangannya, banyak kelebihannya,” tutur Ahmad Daryadi pendamping sekaligus guru di SLB Tegar Harapan Melati Sleman.

Ternyata, mereka semua anak yang memiliki ketunaan memiliki impian masa depan. Mereka punya cita-cita yang sama dengan anak normal lainnya dan mereka percaya diri bahwa mereka bisa.

Selain lomba tersebut, masih banyak yang dilombakan seperi lomba menyanyi, pantomin, melukis, lari, lompat jauh, catur dan lain sebagainya.


Reporter: Fahrurrazi

back to top