Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Anies Baswedan: KIP 2015 akan cakup anak putus sekolah

aniesbaswedan.com aniesbaswedan.com

 Jakarta-KoPi| Menteri Pendidikan Anis Baswedan memastikan bahwa Kartu Indonesia Pintar (KIP) 2015 yang akan datang akan menampung anak putus sekolah, karena KIP baru mengakomodir sebanyak 161.000 siswa di seluruh Indonesia dan belum menampung anak putus sekolah.
Jumlah tersebut hanya diambil sebanyak 40 persen dari siswa yang mengenyam bangku sekolah saja, belum termasuk anak Indonesia yang putus sekolah dan sudah tercacat.

"Tahun depan jumlah penerima KIP akan ditambah dari anak usia sekolah, tapi yang tak bersekolah atau putus sekolah," ujar Anis Baswedan pada Tweeter pribadi menteri pendidikan Indonesia itu.(24/11)

Data anak putus sekolah di Indonesia sudah tercacat pada Kementerian Sosial. Menteri Pendidikan akan bekerjasama dengan kementrian Sosial guna pendataan ulang anak putus sekolah untuk dapat diakomodir dalam KIP tahun depan.

Menteri Pendidikan yang baru sedang melakukan skenario-skenario terkait jumlah penerima KIP untuk disusun dalam APBN Perubahan 2015.

back to top