Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

7585 siswa Yogyakarta siap ikut UN SMP/MTs

7585 siswa Yogyakarta siap ikut UN SMP/MTs

Yogyakarta-KoPi, 7585 siswa SMP/MTs Kota Yogyakarta akan melaksanakan Ujian Nasional (UN) pada tanggal 5 Mei sampai 8 Mei 2014, kata Edy Heri Suasana saat jumpa pers yang dilaksanakan di SDN 5 Kotagede setelah acara launching “Sekolah Internet” oleh Walikota Yogyakarta.

“Persiapan UN di Kota Yogyakarta diawali dengan pendataan sementara atau DNS peserta UN SMP/MTs sejak bulan desember 2013. Dan pertengahan maret 2014 berubah menjadi daftar nominasi tetap (DNT) peserta UN SMP/MTs sebanyak 7585 siswa,” jelas Edy.


Persiapan selanjutnya adalah penentuan sekolah sebagai penyelenggara ujian nasional yang berpedoman pada ketentuan prosedur operasional standar (POS) UN, yakni meliputi jumlah siswa minimal 20 siswa, terakreditasi minimal C, dan memiliki kelayakan ruang ujian, maka dari 66 SMP/MTs yang dapat menyelenggarakan UN sebanyak 59 sekolah dan 7 sekolah menggabung.


Sebelum UN berlangsung, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, DIKPORA DIY, MKKS SMP melaksanakan try out UN dengan soal-soal mengacu pada SKL (standar kelulusan) UN. Rinciannya Dinas Pendidikan mengadakan try out sebanyak 2 kali, DIKPORA DIY 2 kali dan MKKS 1 kali, sehingga peserta UN SMP/MTs di Kota Yogyakarta minimal 5 kali di luar Bimbel maupun sekolah masing-masing.


“Fungsi try out UN adalah mengkondisikan siswa untuk lebih siap menghadapi UN 2014 dan untuk mengukur tingkat kesiapan siswa menghadapi UN yang akan datang,” ujar Edy.


Selain itu Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta juga memfasilitasi pendalaman materi  yang di UN-kan khusus kelas IX sebanyak 5 kali masing-masing mata pelajaran.


Kesiapan selanjutnya adalah, melalui anggaran APBD 2014 Kota Yogyakarta, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta memberikan bantuan penyelenggaraan UN ke sekolah sebesar Rp. 90.000 per siswa dan bantuan ke Sub Rayon/Pokja sebesar Rp. 7.500 per siswa.


Reporter: Fahrurrazi

back to top