Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Waspada MERS merambah Korsel

Waspada MERS merambah Korsel

Jenewa-KoPi| Wabah virus MERS telah merambah daerah Korsel. Namun menurut laporan WHO, perkembangan MERS belum mencapai kondisi darurat.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Asisten Directorate Umum untuk Keamanan Kesehatan Keiji Fukuda mengatakan pada hari Rabu.

Pertemuan kesembilan Komite Darurat mengenai wabah di Korea Selatan diadakan pada hari Selasa.  Pertemuan ini membahas perkembangan epidemiologi dan ilmiah, risiko penilaian, dan pengendalian dan pencegahan.

komite tersebut menemukan  faktor utama di balik penyebaran awal virus yang terkait dengan kurangnya kesadaran dari kedua petugas kesehatan dan masyarakat umum tentang virus.

Hal ini terkendala langkah-langkah pencegahan infeksi yang tidak memadai di rumah sakit. Terutama kontak dari pasien MERS yang terinfeksi dengan pasien lain di rumah sakit.

Kebiasaan anggota keluarga mengunjungi pasien rawat inap juga menunjuk sebagai faktor penentu dalam penyebaran awal penyakit ini.

"Ini adalah wabah terbesar MERS di luar Timur Tengah, wabah telah menghasilkan 162 kasus infeksi dan 19 orang dikonfirmasi tewas hingga saat ini ", kata Asisten Directorate Umum untuk Keamanan Kesehatan Keiji Fukuda.

Dia juga menyatakan bahwa sekitar 10.000 orang telah dipantau sejak awal wabah, dan yang saat ini ada 6.500 orang yang sedang dipantau sebagai langkah pencegahan.

Menurut WHO wabah pertama kali teridentifikasi pada tahun 2012 di Arab Saudi. Wabah MERs memiliki tingkat kematian sekitar 36 %.

Virus menyebabkan penyakit menyerang orang tua, dan orang-orang dengan sistem kekebalan yang lemah dan penyakit kronis seperti kanker, penyakit paru-paru dan diabetes. | xinhuanet.com|Winda Efanur FS |

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next