Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Warga Kaliprau menolak aktivitas prostitusi dan miras

Warga Kaliprau menolak aktivitas prostitusi dan miras

Pemalang-KoPi|- Bertempat di Balai Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Pemalang Kamis, 12 Februari 2015 sekitar pukul 10.30 WIB, puluhan massa berkumpul di Balai Desa Kaliprau. Warga Dusun Satu menuntut janji Kepala Desa untuk menyelesaikan tuntutan warga membubarkan aktivitas prostitusi dan penjualan miras yang berlokasi di rumah Bu Warmi.

Pertemuan  menghadirkan Bu Warmi, beberapa utusan mewakili warga Dusun Satu, semua ketua RT di RW I, juga dari Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Kaliprau.

Dalam pertemuan tersebut berjalan damai, penuh kekeluargaan dan semua saling menjaga hubungan baik dan menghormati antar dan sebagai warga Desa Kaliprau.

"Tuntutan warga adalah penolakan aktivitas prostitusi dan miras di rumah Bu Warmi", tegas kepala Desa Kaliprau Casroni, dan masih kata kepala desa tersebut,"Ibu Warmi juga bersedia tidak akan melakukannya lagi, dan bersedia dipantau dan diawasi oleh Tim Pengawas yang dibentuk  oleh masyarakat".

Terkait dengan tim pengawas Kades memberikan penjelasan, tim ini dalam bekerjanya akan didampingi dan bersama Pemerintah Desa, Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Kaliprau untuk menghindari dan mencegah hal - hal yang tidak diinginkan.

Pemerintah Desa juga memberi solusi pada Bu Warmi sebagai penggantinya yaitu di beri lokasi dengan berjualan di lokasi pariwisata yang terletak di Pantai Kalibrasi.| Joko Lonkeyang

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next