Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Warga Kaliprau menolak aktivitas prostitusi dan miras

Warga Kaliprau menolak aktivitas prostitusi dan miras

Pemalang-KoPi|- Bertempat di Balai Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Pemalang Kamis, 12 Februari 2015 sekitar pukul 10.30 WIB, puluhan massa berkumpul di Balai Desa Kaliprau. Warga Dusun Satu menuntut janji Kepala Desa untuk menyelesaikan tuntutan warga membubarkan aktivitas prostitusi dan penjualan miras yang berlokasi di rumah Bu Warmi.

Pertemuan  menghadirkan Bu Warmi, beberapa utusan mewakili warga Dusun Satu, semua ketua RT di RW I, juga dari Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Kaliprau.

Dalam pertemuan tersebut berjalan damai, penuh kekeluargaan dan semua saling menjaga hubungan baik dan menghormati antar dan sebagai warga Desa Kaliprau.

"Tuntutan warga adalah penolakan aktivitas prostitusi dan miras di rumah Bu Warmi", tegas kepala Desa Kaliprau Casroni, dan masih kata kepala desa tersebut,"Ibu Warmi juga bersedia tidak akan melakukannya lagi, dan bersedia dipantau dan diawasi oleh Tim Pengawas yang dibentuk  oleh masyarakat".

Terkait dengan tim pengawas Kades memberikan penjelasan, tim ini dalam bekerjanya akan didampingi dan bersama Pemerintah Desa, Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Kaliprau untuk menghindari dan mencegah hal - hal yang tidak diinginkan.

Pemerintah Desa juga memberi solusi pada Bu Warmi sebagai penggantinya yaitu di beri lokasi dengan berjualan di lokasi pariwisata yang terletak di Pantai Kalibrasi.| Joko Lonkeyang

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next