Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Warga Gaza menyambut Ramadhan dengan tangisan

Warga Gaza menyambut Ramadhan dengan tangisan

Gaza -KoPi| Warga Palestina di Gaza akan menghabiskan Ramadhan ini dengan ekonomi lemah. Mereka berharap Israel akan segera mengendurkan blokade dan mengakhiri perselisihan kelompok Fatah dan Hamas.

Ibrahim al-Masri, warga Palestina (50) tahun dari kota Gaza utara Beit Hanoun. Telah kehilangan harta benda dan seluruh keluarganya tewas oleh serangan Israel.

"Ramadhan ini akan menjadi sangat sulit bagi saya karena keluarga saya tidak akan bersama saya di meja untuk berbuka puasa Ramadhan," kata al-Masri.

Kehancuran di daerah dekat timur Jalur Gaza dan perbatasan Israel tidak membaik. Sepertinya perang hanya berakhir pekan ini. Yang telah disepakati rencana untuk rekonstruksi Gaza telah berjalan lambat karena perbedaan politik antara rival Palestina.

Sudah hampir setahun sejak Israel meluncurkan 50-hari skala besar militer udara dan serangan darat di Jalur Gaza. Satu tahun telah berlalu tanpa perbaikan kondisi hidup maupun ekonomi.

Di bawah pemerintahan Hamas dan blokade ketat Israel, sekitar 1,8 juta warga Palestina sedang mempersiapkan datnagnya bulan suci Ramadhan yang jatuh hari Kamis.

Mustafa Zeineldien pemilik toko makanan selama 45 tahun mengeluh dengan macetnya perekonomian di Gaza. "Kegiatan perdagangan dan komersial tahun ini lesu karena tingkat kemiskinan dan lapangan kerja yang tinggi", paparya.

Pemilik toko dan pelanggan datang untuk membeli barang yang lebih murah mengatakan bahwa sebelum Israel memberlakukan blokade di Gaza pada tahun 2007, kegiatan komersial yang sangat baik, tapi kemudian mulai menurun dari tahun ke tahun. | xinhuanet.com| Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next