Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Vimeo diblokir, Tifatul Sembiring diprotes

Vimeo diblokir, Tifatul Sembiring diprotes

Jakarta-KoPi. Tifatul Sembiring, Menteri Info dan Komunikasi menyatakan bahwa situs Vimeo positif secara eksplisit berisi pornografi. Hal ini setelah Tifatul menerima laporan dari Tim Trust+. Untuk itu ia mengintruksikan untuk segera memblokir situs tersebut, demikian Tifatul dalam cuit-cuitnya di Twiter pagi ini Senin ( 12/5/2014).

Keputusan itu ternyata membuat gelombang protes masyarakat yang menganggap situs Vimeo bukan situs porno.

"Coba cek pak pakai google dengan keyword umum, masih banyak yang bisa dibuka: porno, porn, telanjang, crack dll. web yang benar2 porno & negatif banyak yg gak di blok. Vimeo yang netral malahan di blok. Tolong benar2 di cek. "

"Sekalian Pak, dihitung dampak kerugian atas semua blokir yang salah arah dan proses yg tidak akuntabel. " Demikian Shita Laksmi memprotes melaui akun twitternya

Keputusan kontroversi tersebut juga mengundang pertanyaan siapa dan bagaimana cara kerja yang disebut sebagai Tim Trust+ oleh Tifatul Sembiring.

E. Hermawan

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next