Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Transformaking, inovasi baru untuk Indonesia

Transformaking, inovasi baru untuk Indonesia

Jogjakarta- KoPi| Indonesia tengah mengalami masalah yang komplek dari hulu hingga hilir. Salah satu upaya untuk menyelesaikan masalah dengan berkumpul bersama antar komunitas dan lintas generasi.

Gagasan tersebut secara nyata direncanakan oleh Komunitas akar rumput Community Development, Culture, Art and Technology Empowerment Community (CATEC) bekerjasama dengan House of Natural Fiber Foundation (HONF) akan menyelenggarakan acara akbar “Transformaking : International Summit On Critical and Transformative Making Indonesia 2015”. Acara ini akan mengundang 20 negara termasuk perwakilan dari Inggris, Jepang, Prancis, India, Swiss dan lainnya.

Acara bertaraf internasional tersebut secara estafet akan diselenggarakan dari tanggal 10 Agustus-19 September 2015 bertempat di Jogja Nasional Musem, HONFablab, v.u.f.o.c, Bumi Pemuda Rahayu, Yakkum Rehabilition Centre dan Bajaroyo Jogjakarta.

Transformaking 2015 menjadi wadah para makers, ilmuwan, hackers, bricoleurs, seniman dan praktisi urun rembung menyoal masalah Indonesia saat ini.

Menurut anggota CATEC, Dr.-Ing Ilham Akbar Habibie acara ini mempertemukan seluruh elemen dan komunitas masyarakat untuk saling bertukar pikiran. Bentuk dari acara ini bebas bisa dalam bentuk ide yang dipresentasikan atau produk yang dipamerkan kepada masyarakat.

Contoh salah satu produk dicontohkan oleh anggota HONF, Fenza acara ini mendorong lahirnya ide-ide kritis dan gebrakan inovasi baru yang bergunan bagi masyarakat. “Salah satunya memanfaatkan limbah kedelai menjadi sumber energi alternatif, pangan dan biomaterial”, tutur Fenza saat konferensi pers di Jl. Panembahan Jogjakarta pukul 16.30 Wib.

Beberapa rangkaian acara Transformaking : International Summit On Critical and Transformative Making Indonesia 2015. Opening Exhibition (14 September 2015), Simposium ( 15-16 September 2015), Fair ( 15-16 September 2015), Exhibition (14-16 September 2015), Makers In Residency ( 10 Agustus-10 September 2015), Boot Camp (1-10 September 2015, Sattelite Project (10-19 September 2015). |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next