Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Tim SAR tengah berjuang selamatkan Kapal Marina yang tenggelam, 122 orang di dalamnya

Ttim SAR mencari korban feri yang tenggelam 15 mil dari Kolaka, Sulawesi Tenggara pada tahun 2011 AFP / Getty Images Ttim SAR mencari korban feri yang tenggelam 15 mil dari Kolaka, Sulawesi Tenggara pada tahun 2011 AFP / Getty Images

KoPi| Tim SAR berupaya berjuang keras untuk mencapai Kapal Marina Baru 2B yang tengah tenggelam. Kapal Marina bertolak pada hari Sabtu 19 Desember 2015 pukul 11:00 WITA.

Kapal penumpang itu membawa 122 orang ketika terhantam ombak besar dalam badai laut selama perjalanannya dari Kolaka, Sulawesi Tengah, ke Pulau Siwa, Sulawesi Utara.

Roki Asikin, yang mengepalai Tim SAR di provinsi Sulawesi Selatan, mengatakan terdapat 14 anak di dalam kapal tersebut.

Kapal dihantam gelombang lebh dari 10 kaki tingginya selama badai yang menyebabkan kebocoran sekitar pukul 16:00 WITA.
Dalam kontak terakhir melaporkan, kapten mengatakan air membanjiri kapal dan mereka berusaha untuk menyelamatkan penumpang.

Enam Tim penyelamat dan kapal telah dikirim ke tempat kejadian meskipun tidak yakin akan sampai pada dini hari Ahad (waktu setempat) karena kondisi cuaca. |Cucuk Armanto|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next