Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Tim SAR tengah berjuang selamatkan Kapal Marina yang tenggelam, 122 orang di dalamnya

Ttim SAR mencari korban feri yang tenggelam 15 mil dari Kolaka, Sulawesi Tenggara pada tahun 2011 AFP / Getty Images Ttim SAR mencari korban feri yang tenggelam 15 mil dari Kolaka, Sulawesi Tenggara pada tahun 2011 AFP / Getty Images

KoPi| Tim SAR berupaya berjuang keras untuk mencapai Kapal Marina Baru 2B yang tengah tenggelam. Kapal Marina bertolak pada hari Sabtu 19 Desember 2015 pukul 11:00 WITA.

Kapal penumpang itu membawa 122 orang ketika terhantam ombak besar dalam badai laut selama perjalanannya dari Kolaka, Sulawesi Tengah, ke Pulau Siwa, Sulawesi Utara.

Roki Asikin, yang mengepalai Tim SAR di provinsi Sulawesi Selatan, mengatakan terdapat 14 anak di dalam kapal tersebut.

Kapal dihantam gelombang lebh dari 10 kaki tingginya selama badai yang menyebabkan kebocoran sekitar pukul 16:00 WITA.
Dalam kontak terakhir melaporkan, kapten mengatakan air membanjiri kapal dan mereka berusaha untuk menyelamatkan penumpang.

Enam Tim penyelamat dan kapal telah dikirim ke tempat kejadian meskipun tidak yakin akan sampai pada dini hari Ahad (waktu setempat) karena kondisi cuaca. |Cucuk Armanto|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next