Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Terbukti pelanggaran, 'kupon undian' bisa batalkan paslon

Terbukti pelanggaran, 'kupon undian' bisa batalkan paslon

Jogjakarta-KoPi| Beredarnya kupon undian di wilayah Sleman menjelang pilkada serentak 9 Desember telah ditindaklanjuti oleh panitia pengawas pemilu. Indikasi pelanggaran kampanye di masa tenang dilakukan oleh salah pasangan calon pilkada Sleman.

Kupon tersebut menjanjikan hadiah mobil dan sepeda motor bagi pemenang undian.
Menurut Bagian supervisi Bawaslu wilayah Sleman, Bagus Sarwono menjelaskan pihak kepolisian tengah mengusut penemuan tersebut.

Pada kemarin malam Selasa tanggal 8 Desember 2015, pihak kepolisian telah mengamankan enam orang yang diduga pengedar kupon undian tersebut.

“Persoalan kupon sudah dikoordinasikan dengan Panwas. Sudah ada nama pengedarnya, itu sudah dikantongi oleh kepolisian tadi malam. Mereka melakukan investigasi terhadap enam orang tentang kupon,” jelas Bagus saat konferensi pers di Kantor Bawaslu DIY pukul 17.00 WIB.

Tindak lanjut kasus kupon akan diproses berdasarkan KUHP Pasal 149 mengenai money politics. Jika hasil pengadilan nanti terbukti sebagai pelanggaran kampanye di masa tenang, saksi terberat paslon terancam batal.

“Kalau terbukti di pengadilan sanksinya bisa membatalkan calon. Karena melanggar kampanye di masa tenang. Bisa dibatalkan dengan undang-undang,” tambah Bagus.

Sementara untuk klaim paslon terkait kupon undian untuk simpatisan dan kalangan internal paslon, Bagus tidak berkomentar banyak. Bagus menyerahkan kewenangan kepada pihak kepolisian.

“Klaim ini untuk pihak internal. Ini dilimpahkan ke kepolisian. Polisi yang bisa memanggil,” pungkas Bagus. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next