Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Terbukti pelanggaran, 'kupon undian' bisa batalkan paslon

Terbukti pelanggaran, 'kupon undian' bisa batalkan paslon

Jogjakarta-KoPi| Beredarnya kupon undian di wilayah Sleman menjelang pilkada serentak 9 Desember telah ditindaklanjuti oleh panitia pengawas pemilu. Indikasi pelanggaran kampanye di masa tenang dilakukan oleh salah pasangan calon pilkada Sleman.

Kupon tersebut menjanjikan hadiah mobil dan sepeda motor bagi pemenang undian.
Menurut Bagian supervisi Bawaslu wilayah Sleman, Bagus Sarwono menjelaskan pihak kepolisian tengah mengusut penemuan tersebut.

Pada kemarin malam Selasa tanggal 8 Desember 2015, pihak kepolisian telah mengamankan enam orang yang diduga pengedar kupon undian tersebut.

“Persoalan kupon sudah dikoordinasikan dengan Panwas. Sudah ada nama pengedarnya, itu sudah dikantongi oleh kepolisian tadi malam. Mereka melakukan investigasi terhadap enam orang tentang kupon,” jelas Bagus saat konferensi pers di Kantor Bawaslu DIY pukul 17.00 WIB.

Tindak lanjut kasus kupon akan diproses berdasarkan KUHP Pasal 149 mengenai money politics. Jika hasil pengadilan nanti terbukti sebagai pelanggaran kampanye di masa tenang, saksi terberat paslon terancam batal.

“Kalau terbukti di pengadilan sanksinya bisa membatalkan calon. Karena melanggar kampanye di masa tenang. Bisa dibatalkan dengan undang-undang,” tambah Bagus.

Sementara untuk klaim paslon terkait kupon undian untuk simpatisan dan kalangan internal paslon, Bagus tidak berkomentar banyak. Bagus menyerahkan kewenangan kepada pihak kepolisian.

“Klaim ini untuk pihak internal. Ini dilimpahkan ke kepolisian. Polisi yang bisa memanggil,” pungkas Bagus. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next