Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Tahun 2014 tahun paling mematikan bagi Irak

Tahun 2014 tahun paling mematikan bagi Irak

Baghdad-KoPi| Misi Bantuan PBB untuk Irak (UNAMI) mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin. Sebanyak 1.031 warga Irak tewas dan 1.684 lainnya terluka dalam serangan teroris dan kekerasan selama bulan Mei di Irak.

Sebanyak 665 warga sipil, termasuk 59 polisi, dan 366 pasukan keamanan Irak personel tewas, sementara 1.313 warga sipil lainnya, termasuk 86 polisi, dan 371 anggota keamanan terluka.

Namun The UNAMI mengecualikan korban di provinsi Anbar di mana bentrokan sengit yang berlangsung antara pasukan Irak dan Negara Islam (IS) kelompok militan.

Ia menambahkan bahwa ada jumlah yang tidak diketahui dari orang yang meninggal akibat efek sekunder kekerasan setelah melarikan diri dari rumah mereka karena, kekurangan air, makanan, obat-obatan dan perawatan kesehatan.

Ibukota Baghdad adalah provinsi terparah, dengan 343 warga sipil tewas, 701 lainnya terluka, pernyataan itu mencatat, diikuti oleh provinsi Diyala, Salahudin, Nineveh dan Kirkuk.

"Saat ini perkembangan di dalam dan sekitar kota Ramadi dan di provinsi Anbar sekali lagi menunjukkan konsekuensi serius dari tindakan IS bagi warga sipil.

Seperti sekitar 237.786 orang telah mengungsi dari dan dalam provinsi Anbar sampai saat ini, sementara ribuan orang tewas dan terluka, dengan cara yang sadis. Situasi keamanan di Irak telah secara drastis memburuk sejak Juni lalu, ketika bentrokan berdarah pecah antara pasukan keamanan Irak dan ratusan militan dari IS.

Sebelumnya, laporan PBB mengatakan 2.014 telah menyaksikan beberapa kekerasan terburuk dalam beberapa tahun, setidaknya 12.282 warga sipil tewas dan 23.126 lainnya terluka, sehingga tahun paling mematikan sepanjang tahun 2006-2007. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next