Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Survei Pemilu 2019: Muhaimin Iskandar paling mewakili Islam

Survei Pemilu 2019: Muhaimin Iskandar paling mewakili Islam Foto: molsumut.com

Surabaya - KoPi | Pusat Studi Pembangunan dan Pengelolaan Konflik (Puspek) merilisi hasil survei tentang "Menakar Arah Pemilih Islam: Arah Pemilu 2019" di Kafe De'oak Surabaya hari ini (3/6). Survei ini merupakan kolaborasi antara Puspek dan lembaga konsultan riset lain. 

"Survei dilaksanakan pada 12-26 Juni 2018, dengan responden 1200 orang tersebar di 29 provinsi Indonesia melalui pemilihan multistage random sampling. Tingkat kepercayaan 95% dan margin error 2.83%." Jelas Novri Susan, Ph.D (direktur Puspek) kepada KoPi.

Menurut Novri survei ini bertujuan menyediakan data perkembangan persepsi di kalangan masyarakat beragama Islam tentang pemimpin politik nasional dalam konteks pemilu 2019.

Berdasar survei ini, ada sepuluh  nama yang disukai secara berututan yaitu Joko Widodo (52.52%), Prabowo Subianto (38.0%), Mahfud MD (12.4%), Anies R. Baswedan (11.4%), Jusuf Kalla (10.6%), Gatot Nurmantyo (9.9%), Abdul Muhaimin Iskandar (9.5%), Agus Harimurti Yudhoyono (9.2%), Ridwan Kamil (6.9%), Habib Rizieq Sihab (6.0%) dan Sri Mulyani 5.8%).

Ada citra para kandidat capres terpetakan oleh survei ini dimana Abdul Muhaimin Iskandar dicitrakan sebagai tokoh paling merepresentasikan Islam (18.2%), Joko Widodo dicitrakan sebagai tokoh yang mampu meningkatkan bidang ekonomi (36.4%), dan citra tokoh yang merepresentasikan keamanan adalah Prabowo Subianto (45.0%). 

Elektabilitas capres masih didominasi oleh dua nama, yaitu Joko Widodo (47.9%) dan Prabowo Subianto (30.1%).

Lima besar elektabilitas cawapres terbagi menjadi Gatot Nurmantyo (18.4%), Jusuf Kalla (15.3%), Abdul Muhaimin Iskandar (13.0%), Agus Harimurti Yudhoyono 10.4%), dan Anies R. Baswedan (7.4%). 

Survei juga melakukan simulasi pasangan kandidat capres dan cawapres, ternyata pasangan dengan kombinasi antara tokoh ekonomi dan keagamaan (Islam) menduduki peringkat paling tinggi secara elektabilitas. Jika Joko Widodo maju sebagai capres dengan cawapres Abdul Muhaimin Iskandar melawan Prabowo Subianto berpasangan dengan Anies Bswedan maka hasilnya, Jokowi-Muhaimin (42.0%) dan Prabowo-Anies (35.0%), sisanya belum memutuskan. 

Berdasar survey ini, simulasi pasangan yang paling memiliki elektabilitas adalah Joko Widodo berpasangan dengan Muhaimin Iskandar. | GIN

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next