Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

RSUD dr Soetomo kejar akreditasi internasional

RSUD dr Soetomo kejar akreditasi internasional
Surabaya-KoPi| Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, H Akhmad Sukardi menegaskan, RSUD dr Soetomo siap Go Internasional. Menurutnya Pemprov Jatim terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan untuk menjadikan masyarakat Jatim selalu sehat.
 

“Kami ingin terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di RSUD dr Soetomo. Bahkan, kami ingin memperbesar kapasitas pelayanan yang ada saat ini untuk ditingkatkan, sehingga bisa Go Internasional,” ujarnya saat melepas Jalan Sehat HUT ke- 77 RSUD dr Soetomo Surabaya, Jumat (13/11).

Sukardi menyatakan Pemprov Jatim akan mendorong RSUD dr Soetomo untuk menambah standar pelayanannya. RSUD dr Soetomo saat ini sedang mempersiapkan diri untuk menuju akreditasi bertaraf internasional. Salah satu yang dilakukan adalah mengikuti langkah Kementerian Kesehatan untuk mengadopsi sistem Akreditasi Internasional Joint Commission Internasional (JCI).

JCI merupakan lembaga badan akreditasi yang pertama kali terakreditasi oleh Internasional Standart Quality (ISQua) sebagai lembaga penilai akreditasi internasional. Akreditasi JCI ini menjadi fokus komitmen utama dalam pencapaian bagi RSUD dr Soetomo untuk mendapat pengakuan berstandar internasional.

“Ini yang menjadi wujud nyata bagi peningkatan profesionalisme bagi setiap rumah sakit yang mendapatkannya. Nantinya, jika JCI berhasil terpegang, akan menjadikan RSUD dr Soetomo sebagai satu-satunya rumah sakit yang berakreditasi internasional,” tegasnya.

Sukardi menjelaskan, JCI mendasarkan penilaiannya pada standarisasi pelayanan kesehatan yang berfokus pada keselamatan pasien, mutu pelayanan, keperawatan kepada pasien, koordinasi asuhan keperawatan serta struktur yang dibutuhkan. Selain itu, RSUD dr Soetomo juga harus memperhatikan kualitas layanan hingga sarana dan prasarana infrastruktur, alat-alat kesehatan hingga kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dari dokter hingga perawat.

Namun, hingga saat ini RSUD dr Soetomo masih mengalami masalah, terutama penumpukan pasien. Sebagai rumah sakit rujukan tingkat A, RSUD dr Soetomo menjadi tujuan ribuan pasien yang berasal dari seluruh daerah di Jawa Timur. 

Dari pantauan KoPi, bangsal perawatan masih sering kali terlihat penuh, terutama di bagian Instalasi Rawat Darurat (IRD). Pasien juga harus mengantri beberapa lama untuk mendapatkan jadwal layanan seperti operasi dan kemoterapi.

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next