Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Promo pasar tradisional, dana kreativitas pedagang

Promo pasar tradisional, dana kreativitas pedagang

Jogjakarta-KoPi|”Jumlah pengunjung pasar di 31 pasar di Jogjakarta pada tahun 2015 sekitar 141 ribu per hari, tahun 2014 sekitar 139 ribu per hari, tahun 2013 sekitar 125 ribu per hari. Sedangkan untuk pasar Beringharjo survai hasil Februari 2015 sekitar 61 ribu per hari”, kata Kepala Pengembangan Dinas Pasar Kota Jogjakarta, Rudi Firdaus.

Setiap tahunnya sejak tahun 2012 angka pertumbuhan pengunjung berkisar antara 0,8%-1 %. Dibandingakan dengan tahun 2011 ke bawah junlah pengunjung tidak sampai 130 ribu.
Diakui oleh Rudi lonjakan banyaknya pengunjung pasar karena adanya event pasar tradisional. Gebyar pasar menjadi magnet besar menarik pengunjung ke pasar.

Dinas Pengelola Pasar kota Jogjakarta rutin menyelenggarakan gebyar pasar sejak tahun 2012. Untuk tahun 2015 ini dengan mengambil tema “pasare resik, atine becik, rejekine apik, sing tuku ora kecelik” mengadakan rangkaian event per Januari 2015.

Tidak berbeda jauh dengan pasar modern gebyar pasar memberikan banyak promo berhadiah dan doorpize pada akhir tahun Oktober 2015. Bahkan skalanya lebih besar dengan 15 event bertema pasar.

“Gebyar 2015 per Januari telah melakukan lomba blusukan pasar, lomba kebersihan pasar tradisional dalam rangkan penilaian Adipura, lomba foto pasar tradisional, lomba pentas seni paguyuban pasar tradisional, nah ini mereka luar biasa biasa antusiasnya, itu menumbuhkan kelompok seni yang selama ini tidak ada wadahnya”, papar Rudi.

Event pasar setiap tahunnya bervariatif tergantung kreativitas. Namun empat event wajib masuk dalam gebyar pasar setiap tahunnya dengan adanya promo berhadiah, lomba kebersihan pasar, pemandu pasar, dan pentas seni.
Pelaksanaan gebyar pasar tidak mendapat dukungan penuh dana dari APBD Jogja sekitar 7-8 juta per tahun. Hal itu jumalah yang sedikit untuk menutupi 15 event besar.

“Pendanaan tidak didukung 100 % dari APBD, seperti promo berhadiah kita dana stimulan. Setiap pasar dana 7-8 juta, padahal biaya kan banyak, disitulah peran serta pedagang, bayak dapat sponsor. Misal lomba foto hadiah ada sponsor dari kamera Cannon. Juga pentas seni mereka swadaya sendiri”, papar Rudi. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next