Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Pilih partainya lalu 'nyanyikan' suaramu

Pilih partainya lalu 'nyanyikan' suaramu

Jogjakarta-KoPi| "Carilah partaimu, jadilah pengunjung yang aktif, dan aspirasikan suaramau!" Begitulah slogan singkat yang didengungkan dari cluster instalasi Biennale Jogja (BJ) XIII di Jogja National Museum.

Cluster ‘Cari Padu’ garapan seniman Rully Sabara merupakan jalan keluar terhadap carut marut kehidupan politik Indonesia saat ini. Pengunjung pameran bisa terlibat langsung dalam pameran ini.

Pengunjung memilih bergabung dengan 10 partai yang telah tersedia. Layaknya politisi, nantinya pengunjung akan mengikuti rapat bersama anggota partai membahas regulasi atu pun undang-undang tertentu. Sepuluh partai ini lalu akan dikumpulkan untuk membentuk paduan suara secara spontan.

“Tujuan dari Cari Padu, masyarakat diajak untuk memilki suara, dan berusaha agar suara mereka didengar. Dengan karya ini, Rully Sabara ingin menyatukan suara-suara masyarakat yag berbeda, menjadi lagu dan bunyian yang baik di masyarakat. Miliki suara mereka sendiri didengar. Rully Sabhara menyatukan suara yang berbeda menjadi lagu dan bunyian yang baik,” jelas volunteer dari Exhibition Guide, Fahrizal Palderama saat ditemui di pameran JNM tanggal 5 November 2015.

Spontanitas suara diyakini dapat menjadi cara menangani konflik. Dalam spontanitas individu atau kelompok menciptakan proses menuju pemahaman atau solusi.

Cari Padu akan digelar setiap Jumat tanggal 6, 13, 20, 27 November dan Rabu tanggal 2 Desember 2015, pukul 15.00-21.00 WIB. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next