Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Pihak penggugat akui pernah ada kesepakatan dengan 5 PKL yang dituntut 1 miliar

Pihak penggugat akui pernah ada kesepakatan dengan 5 PKL yang dituntut 1 miliar

Jogjakarta-KoPi| Sengketa kasus lima PKL Gondomanan telah memasuki babak persidangan. Kelima PKL datang ke Pengadilan Negeri Yogyakarta pukul 09.30 WIB dengan didampingi oleh kuasa hukumnya.

Persidangan yang dijadwalkan pukul 09.00 WIB mundur hingga pukul 11.10 WIB. Agenda sidang berupa pembacaan gugatan berlangsung singkat sekitar 20 menit.

Kuasa hukum pihak penggugat Onchan Poerba membacakan 10 gugatan terhadap terhadap tergugat. Dalam gugatannya Onchan menyebutkan pihak penggugat, Eka Aryawan sebagai pemilik izin sah atas tanah pinjam pakai tanah milik Sultan HB X dengan No. 203/HT/KPK/2011. Tanah memiliki luas sekitar 73 m² yang terletak di Jl. Brigjen Katamso, Gondomanan, Yogyakarta.

Pihak penggugat pun mengakui kesepakatan bersama dengan pihak tergugat pada 28 November 2011. Kedua belah pihak secara bersama-sama melakukan kegiatan usaha di atas tanah seluas 5X5,6 m² atau sekitar 28 m², di atas tanah Hak Pinjam Pakai dari 73 m².

Namun seiring berjalannya waktu, pihak penggugat mengklaim tanah seluas 28 m² digunakan tanpa ijin oleh pihak tergugat.

“Bahwa sejak semula para tergugat telah menguasai tanah secara tidak sah dan tanpa izin atas tanah seluas 28 m², kemudian para tergugat mengatur sendiri penguasaan itu di antara para tergugat, dan penguasaan tanah 28 m² tanpa persetujuan dan izin dari penggugat, sehingga penguasaan dari para tergugat sebagai penguasaan liar tanpa adanya izin dari penggugat,” kata Onchan Poerba saat pembacaan gugatan di PN Yogyakarta pukul 11.20 WIB.

Secara terpisah PKL menyebutkan tanah yang mereka tempati merupakan tanah yang sah. Bahkan mereka pun membayar pajak bumi dan bangunan atas tanah yang mereka tempati.

Sidang gugatan lima PKL Gondomanan akan berlanjut pada 30 September 2015 dengan agenda pembacaan jawaban dari pihak tergugat. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next