Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Peneliti pesimis MKD tuntaskan kasus Freeport Setya Novanto

Peneliti pesimis MKD tuntaskan kasus Freeport Setya Novanto

Jogjakarta-KoPi| Peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan, Fahmy Radhi mengaku pesimis terhadap kinerja Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) pada penuntasan kasus Ketua DPR RI, Setya Novanto.

Fahmy melihat dalam permainan politik tingkat tinggi ini kerap penuh dengan intrik dan siasat. Banyak pihak yang terlibat dalam misteri perpanjangan kontrak Freeport, tidak menutup kemungkinan MKD pun telah disusupi oleh makelar Freeport.

“Dari MKD mengundang Setya Novanto ini tidak bisa. Ini ringan ini, lihat track record Setya Novanto ini yang sama ada suap. Kalau melihat itu pesimis,” kata Fahmy Radhi seusai diskusi "Prahara Tambang Energi Nusantara" pada Senin, 30 November 2015 di Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan, UGM.

Meskipun pesismis terhadap kinerja MKD, Fahmy optimis terhadap dukungan masyarakat Indonesia. Semenjak kasus rekaman Setya Novanto merebak, masyarakat bersatu mendukung pemerintah untuk mengambil alih Freeport dari penguasaan Amerika Serikat.

“Tapi melihat dukungan secara online maka MKD ini akan dikawal. Ini sangat riskan bagi MKD dan DPR. Ini dukungan rakyat, Setya sudah pernah dihukum. (Jika ini terbukti) Ini berat, (pencatutan nama Jokowi-JK) Jokowi harus melaporkan ke Kabareskrim.

Sementara Ketua Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan, Dr.Dumairy menantang keberanian tim MKD untuk memutar utuh rekaman Setya Novanto dengan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Maroef Sjamsoedin. Pasalnya pemutaran rekaman tersebut membuka peluang terungkapnya nama-nama baru.

“ MKD berani tidak? Memutar 120 menit yang akan mengungkan banyak nama baru,” kata Dr. Dumairy.

|Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next