Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Penambangan Tebing Breksi tidak masalah, karena telah dialihkan ke WPR

Penambangan Tebing Breksi tidak masalah, karena telah dialihkan ke WPR

Jogjakarta-KoPi│Aktivitas penambangan Tebing Breksi, Sambirejo, Prambanan telah berlangsung puluhan tahun yang lalu. Namun dengan turunnya SK Gubernur tentang penetapan kawasan heritage Sambirejo, aktivitas penambangan dinonaktifkan.

Keluarnya SK Gubernur ini sontak mendapat tolakan dari beberapa penambang yang masih bertahan di Tebing Breksi. Secara terpisah kekhawatiran penambang lokal ditepis oleh Pelaksana Teknis Seksi Pertambangan DIY, Gusman.
Gusman menjelaskan Tebing Breksi berada di wilayah luar space cagar budaya Candi Ijo. Salah satu bagian dari wilayah pertambangan rakyat yang ada di Sambirejo. Wilayah luar space ini berada diurutan paling akhir dari kawasan inti yang berada di wilayah Candi Ijo, kawasan pendukung, dan kawasan barrier.

WPR sendiri merupakan hasil koordinasi antara Dinas SDM dengan Sumber Daya Air dan Mineral wilayah Sleman dengan alokasi luas wilayah sebesar 1,2 hektar. Pengalokasian ini diperuntukkan sebagai usaha rakyat untuk mencukupi kebutuhannya bukan untuk pertambangan dan untuk mewadahi pertambangan rakyat daerah. Selain itu, WPR juga bertujuan untuk mencegah terjadinya kerusakan pada wilayah cagar budaya.

“Surat Keputusan Gubernur yang turun menetapkan daerah Sambirejo sebagai salah satu daerah geoheritage, sehingga tidak diperbolehkan adanya pertambangan yang sifatnya ekstraktif,” jelas Gusman, selaku Pelaksana Teknis Seksi Pertambangan DIY.

Sedangkan, Surat Peringatan yang berkenaan tentang pelarangan penggunaan peralatan berat telah diberikan kepada Kepala Desa Sambirejo untuk selanjutnya di sosialisasikan kepada para penambang yang ada di desa Sambirejo.

“SP telah diberikan kepada kepala desa, namun apabila terdapat pelanggaran penggunaan alat berat akan dilakukan penindakan, dimulai dari pembinaan kepada para penambang,” tutur Gusman selaku Pelaksana Teknis Seksi Pertambangan DIY saat ditemui di kantor PUP-ESDM DIY tanggal 28 Desember 2015.

Saat ini Dinas Pariwisata DIY mengambil alih pengelolaan Tebing Breksi sebagai objek wisata alam. Namun pihak Dinas Pariwisata tidak memberikan keterangan lebih lanjut ketika ditemui KoranOpini.com. │Frenda Yentin│Winda Efa Nur│Cucuk Armanto

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next