Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Partisipasi calon kepala daerah perempuan

Partisipasi calon kepala daerah perempuan

Jogjakarta-KoPi| Dalam kajian Yayasan SATUNAMA, peneliti menemukan 7,4 % atau 123 perempuan dari 1644 calon kepala dan wakil kepala daerah. Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan memandang hasil penelitian partisipasi perempuan dalam pilkada serentak 2015 tersebut 2015 tergolong rendah.

“Ini masih sedikit 123 jumlah perempuan dari total 1644, ini kalau dikomparasi dengan jumlah laki-laki sangat jauh,” kata Hamdan saat sosialisasi di KPU DIY pada Rabu tanggal 25 November 2015.

Menurut peneliti Nunung Qomariah jumlah calon perempuan ini tersebar di 9 provinsi dan 258 kabupaten/kota. Sejumlah 123 calon perempuan ada di 92 kabupaten/kota dengan komposisi wakil bupati 52 orang, bupati sebanyak 48 orang, wakil walikota 14 orang, posisi walikota dan 1 gubernur.

Nunung menyimpulkan secara umum keterlibatan perempuan dalam kontestasi politik mendominasi pada jabatan wakil bupati. Terutama untuk wilayah sebaran di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Sementara Nunung menganalisis lebih dalam, calon perempuan berdasarkan klasifikasi perspektif perempuan. Klasifikasi mencakup politik, ekonomi, kesehatan dan sosial.
Perspektif ini menjadi tolok ukur kapasitas perempuan di aspek-aspek vital kehidupan tersebut.

Hasilnya variatif, tidak semua perempuan yang menduduki jabatan politis memiliki perspektif tersebut.

" Jogja ada 5 perempuan. Semuanya punya perspektif. Sumatera ada 15 perempuan, 11 orang punya perspektif," tambah Nunung. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next