Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Nurse Day, koreksi masih banyak perawat jutek

Nurse Day, koreksi masih banyak perawat jutek

Jogjakarta-KoPi| Intitusi keperawatan se-Jogja mengadakan peringatan Nurse Day atau Hari Perawat Internasional yang jatuh pada hari 12 Mei lalu. Sebanyak 18 institusi turut bergabung dalan acara tersebut seprti STIKES Surya Global, STIKES Alma Ata, STIKES Jendral Ahmad Yani, dan beberpa Poltekes.

Perayaan berlangsung tanggal 14 Mei bergeser dari tanggal event 12 Mei di Nol Kilometer dari pagi hingga siang. Acara dimeriahkan dengan pelayanan kesehatan murah untuk masyarakat, donor darah, karnaval kesehatan dan panggung pertunjukan sebagai hiburan.

Menurut Sie Humas Pelayannan Kesehatan, Lina yudi kusuma adanya peringatan Nurse Day upaya mengenalkan peran perawat kepada masyarakat. Selama ini perawat dianggap sebagai pembantu dokter. Sehingga masyarakat lebih akrab dengan dokter diabandingkan dengan perawat.

“ Perawat memang tugasnya membantu, tetapi itu kita rekan kerja. Biasanya kalau dokter ada IDI (Ikatan Dokter Indonesia) hari itu dokter libur kerja, nah kalo libur pasien gimana, nah untungnya itu ada perawat. Peran perawat penting di rumah sakit hanya saja rekan sejawat yang dokter itu lebih tinggi, memang tapi ilmunya sama”, kata mahasiswi semester 4 ini.

Selain itu yang menjadi sorotan Lina mengenai kelemahan dari pelayanan perawat. Lina membandingkan pelayana hotel lebih ramah daripada perawat yang justru merawat orang sakit. Sementara dari segi fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit ada beberapa pelayanan rumah sakit yang belum optimal. |Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next