Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Nasib Naas Sudaryo, Mencangkul di Sawah...

Nasib Naas Sudaryo, Mencangkul di Sawah...

Pemalang-KoPi| Hujan yang diiringi petir mengguyur Desa Longkeyang, Bodeh, Pemalang Rabu lalu memang tidak terlalu besar, namun kilatan petir menyambar telah merobohkan tiga orang petani. Satu orang tewas dan dua lainnya tengah koma.

Menurut salah seorang adik korban Suhar, kakaknya yang bernama Sudaryo (54) seperti biasanya mencangkul di sawah bersama Samudi (35) dan Rasmani (40).

" Menjelang pukul 13.30 WIB hujan turun semakin lebat, mereka pun berteduh di gubugnya sambil membakar kayu untuk penghangat. Sementara Rasmani tetap mencangkul, selang beberapa menit kemudian terdengar petir menyambar ke arah gubug dimana dua orang petani tersebut Rasmani yang posisinya sedang mencangkul kaget dan menengok keadaan teman-temannya yang sedang berteduh di dalam gubug seketika melihat itu pula histeris melihat rekannya bergelimpang tak berdaya dan selanjutnya berteriak minta tolong warga", terangnya.

Suhar menambahkan, ketika mendengar teriakan Rasmani warga langsung menuju lokasi serta sebagian lagi memberitahukan ke pihak pemerintahan desa. Begitu warga sampai di TKP, gubug di mana mereka berteduh di dapat Sudaryo tergeletak sudah tidak bernyawa dengan luka bakar di lambung kiri serta punggung telapak tangan kiri dalam keadaan gosong, sementara rekannya Samudi tergelak dalam keadaan pingsan.

Salah seorang perangkat Desa Longkeyang, Musoleh membenarkan adanya musibah yang menimpa Warga Desa Longkeyang. "Benar warga kami ada yang kesambar Petir satu orang tewas, satu orang koma dan kritis sekarang sedang dirawat di RS Pekakangan Pekalongan, dan satu orang yang tidak tersambar petir tapi masih di satu lokasi saat kejadian  tersebut yaitu Rasmani kelihatan sangat shock dengan kejadian tersebut," ungkapnya.|Joko Longkeyang|


back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next