Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Momen sumpah pemuda, BNPT galang anti terorisme pemuda

Momen sumpah pemuda, BNPT galang anti terorisme pemuda

Jogjakarta-KoPi| Badan Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengadakan seminar pencegahan terorisme kepada generasi muda. Bersamaan dengan momentum sumpah pemuda, dapat menumbuhkan gairah generasi muda untuk memerangi terorisme. Seminar berlangsung sejak tanggal 28-29 Oktober 2015 di Jogja Expo Center.

Menurut Kepala BN-PT, Komjen Saud Usman seminar " Peran Generasi Muda dalam Mencegah Terorisme" untuk membekali generasi muda dari pengaruh terorisme dan aksi radikalisme. " Moment memberikan arah generasi dalam pembangunan negara ke depan," tutur Komjen Saud Usman saat meninjau persiapan seminar di JEC pukul 12.00 Wib.

Seminar ini mendatangkan perwakilan pemuda se-Indonesia. Mereka akan berdialog mengenai perkembangan terorisme di Indonesia. Komjen Saud Usman menjelaskan terorisme saat ini masih berkedok agama. Agama menjadi alat utama untuk meruntuhkan pilar negara NKRI menjadi khilafah.

"Bagaimana merubah NKRI menjadi khilafah, ini sangat-sangat bertentangan dengam bentuk negara kita," jelasKomjen Saud Usman.

Propaganda terorisme ini masih menggunakan modus menanamkan pemahaman jihad kepada generasi muda. Pemaknaan jihad yang bertentangan dengan konsep Islam sebagai rahmatan lil 'alamin.

Menambahkan pendekatan kelompok radikal ini dengan menggelar pengajian, faktor keluarga dan persahabatan. Maasyarakat maupun pemyda awam  biasa mempelajari agama secara dangkal. "Sehingga kalangan pemuda perlu kita siapkan untuk anti terorisme dan radikalisme," pungkas

|Winda Efanur FS|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next