Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Meski diputuskan bersalah, PKL Gondomanan tidak mau pindah

Meski diputuskan bersalah, PKL Gondomanan tidak mau pindah

Jogjakarta-KoPi| Kelima PKL Gondomanan menyatakan tidak akan pindah dari lokasi berdagangnya di Jl. Brigjen Katamso, Gondomanan meskipun putusan Majelis Hakim mengharuskan mereka untuk mengosongkan lahan tersebut.

"Kita tetap bertahan, kita dari PKL mau pindah kalau yang menggusur dari Panitikismo Kraton,"tegas salah satu PKL Sugiyadi seusai persidangan di Pengadilan Negeri Yogyakarta.

Pada persidangan terakhir sengketa tanah PKL Gondomanan, Mejalis Hakim Suwarno memutuskan kelima PKL bersalah telah menempati tanah kekancingan yang disewa oleh Eka Aryawan.

Sementara kuasa hukum tergugat, Rizki Fatahillah menilai kekalahan ini bukan sebatas bagi PKL. Namun sejauh itu merupakan preseden buruk bagi semua pihak yang tergusur.

"Pihak yang terancam dengan kekancingan tidak serta merta digusur sesuka hati, menyerahkan hak tergugat kepada penggugat,"papar Rizki.

Di sisi lain Rizki mengkritik seharusnya pihak yang digugat adalah Panitikismo, Kraton. Pasalnya persoalan awal sewa menyewa anatara pihak Eka Aryawan dengan Panitikismo Kraton.

Terhadap hasil kekalahan ini, Rizki akan mengajukan banding. Meskipun gugatan 1,12 miliar dibatalkan namun kelima masih dinyatakan melanggar hukum.

Secara terpisah kuasa hukum Eka Aryawan, Oncan Poerba belum puas terhadap hasil putusan hakim. Menurutnya Majelis Hakim hanya mengabulkan sebagian gugatan.

Sementara untuk langkah banding, Oncan masih memikirkannya.
“Nanti kita pikirkan,” terang Oncan. |Winda Efanur FS|Frenda Yentin|

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next