Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Masyarakat tolak Fadli Zon sebagai Presiden GOPAC

Masyarakat tolak Fadli Zon sebagai Presiden GOPAC

Jogjakarta-KoPi| Fadli Zon mendapat penolakan Masyarakat Sipil Anti-korupsi dan Perempuan Anti-korupsi atas terpilihnya menjadi Presiden GOPAC (Global Oragnizations for Parliament against Corruption). Terpilihnya Fadli Zon pada lembaga internasional anti-korupsi tersebut dinilai sebagai sandiwara yang menyedihkan.

Penolakan itu juga merupakan protes atas sikap anggota DPR RI yang berbanding terbalik dengan semangat pemberantasan Korupsi. DPR justru mengusulkan pemandulan dan pembubaran KPK melalu revisi Undang-Undang KPK.

Wasingtu Zakiah, koordinator aksi mengatakan Fadli Zon terpilih menjadi Presiden GOPAC yang selama ini menyuarakan pemberantasan korupsi.

"ini berbanding terbalik dengan apa yang telah dilakukan. Di mana pelemahan-pelemahan terhadap KPK justru tidak henti-hentinya dilakukan DPR RI," kata Wasingatu Zakiah pada Kompas.

Sementara itu, Ardian, salah seorang warga mengatakan Fadli Zon adalah polltisi yang pongah dan sering bicara tidak simpatik.

"Lihat saja, kemarin dia bisa-bisanya ketemu dengan Donald Trump hanya justru memalukan bangsa Indonesia. itu pertama. Kedua,kok bisa-bisanya dia sekarang terpilih menjadi Presiden GOPAC, sebuah lembaga internasional yang menyerukan pemberantasan korupsi. Sementara dia juga sebagai orang DPR malah menyuarakan pembubaran KPK secara halus. Masa kerja KPK yang hanya diberi waktu 12 tahun itu sebagai bukti bahwa DPR tidak serius dalam pemberantasan korupsi. Rakyat harus sadar itu. Fadli Zon tidak pantas!," tegasnya pada KoPi.

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next