Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

LIE UGM paparkan temuan Peta Konsep Korupsi

LIE UGM paparkan temuan Peta Konsep Korupsi

Jogja-KoPi| Peta Konsep Korupsi membantu Masyarakat dalam memantau tindak Korupsi yang terjadi di daerahnya, mulai dari jumlah terpidana, terdakwa, kerugian Negara, dan sanksi finansialnya yang dikelompokkan berdasarkan kabupaten dan provinsi.

Peta Konsep Korupsi merupakan karya dari Laboratorium Ilmu Ekonomi, Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi Bisnis UGM yang memberikan data-data mengenai Korupsi dari tahun 2001-2015 dari hasil tindak KPK. Hasil ini dapat dengan mudah diakses dalam situs cegahkorupsi.Feb.ac.id.

Menurut Rimawan Pradiptya, seorang peneliti di Laboratorium Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi Bisnis UGM, situs ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui jumlah terpidana, terdakwa, kerugian Negara, dan sanksi finansialnya. Masyarakat dapat mengetahui hal tersebut dari data yang disajikan berdasarkam nama kabupaten atau provinsi.

Sementara itu, Peta konsep Korupsi berfokus pada korupsi yang dilakukan oleh politisi dan swasta yang jarang disentuh publik. "Peta konsep ini memilki fokus analisis pada Korupsi yang dilakukan politisi dan swasta," jelas Rimawan Pradiptya.

Peta konsep Korupsi ini memeberikan manfaat kepada masyarakat untuk mengetahui daerah mana saja yang rawan terhadap tindak Korupsi, serta mampu meningkatkan awareness masyarakat terhadap Korupsi.
"Peta konsep ini dapat meningkatkan awareness masyarakat tentang kerugian tindak korupsi lebih besar dari pada hukum finansial yang diberikan, atau dapat dikatakan kita telah mensubsidi koruptor", ungkap Rimawan Pradiptya. |Frenda Yentin

back to top

More in News Categories

Prev Next

Other Categories

Prev Next